Ekbis

Tanpa Masker Dilarang Naik KA, Uang Dikembalikan 100 Persen

Jember (beritajatim.com) – Semua calon penumpang kereta api wajib mengenakan masker sejak 12 April 2020. Jika tidak, maka dia akan dilarang naik kereta api dan menerima pengembalian uang tiket 100 persen.

“Hal itu sejalan dengan anjuran pemerintah yang mewajibkan masyarakat untuk memakai masker ketika keluar rumah termasuk ketika menggunakan transportasi umum,” kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 9 Jember Mahendro Trang Bawono, Selasa (7/4/2020).

Menurut Mahendro, masker yang disarankan adalah jenis kain minimal dua lapis yang dapat dicuci. “Sementara masker sekali pakai seperti masker surgical (bedah) dan N95 dapat diutamakan untuk kebutuhan tim medis dan petugas lainnya yang paling rentan tertular Covid-19,” katanya, sebagaimana dilansir Humas PT KAI Daop 9 Jember.

Saat ini, petugas sudah dibiasakan memakai masker di lingkungan stasiun maupun di atas KA. Ini bertujuan menekan penyebaran Covid-19. Sebelumnya, PT KAI Daop 9 Jember sudah melakukan langkah-langkah antisipatif dan preventif, salah satunya membatasi kapasitas penumpang pada rangkaian KA.

Mahendro mengatakan, sejak 2 April, KA jarak jauh, menengah, maupun lokal dibatasi secara sistem hanya mengangkut 50 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. PT KAI Daop 9 Jember juga sudah membatalkan empat perjalanan KA akibat penurunan jumlah penumpang secara signifikan. PT KAI juga memperpanjang masa pengembalian bea tiket 100 persen hingga 4 Juni. [wir/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar