Ekbis

Tahun ini, Iklim Investasi di Ponorogo Seksi

Pertokoan Ngepos menjadi salah satu pusat perniagaan di Ponorogo. [Foto: Endra Dwiono]

Ponorogo (beritajatim.com) – Tahun ini, geliat investasi di Ponorogo sangat bergairah. Merujuk data dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ponorogo, hingga September 2019 tercatat Rp 750 miliar sukses dibukukan.

Capaian tersebut, kenaikannya mencapai 200 persen dibandingkan tahun lalu, yang hanya diangka Rp 341 miliar pada bulan yang sama. “Tahun ini luar biasa, nilainya 2 kali lipat dari target yang dibebankan. Target kita hanya senilai Rp 350 miliar,” kata Plt. Kepala DPMPTSP Ponorogo Agus Sugiarto, Senin (9/12/2019).

Penerapan online single submission (OSS) oleh pemerintah pusat menjadi salat satu faktor yang memudahkan para investor untuk menanamkan modalnya di bumi reyog. Meski Agus mengakui juga ada peranan faktor yang mempengaruhinya. Misalnya kondisi perekonomian, dan keamanan. “Dengan OSS, para investor tidak dipersulit dalam mengurus perizinannya,” katanya.

Dari jumlah investasi yang dibukukan tersebut, sektor perdagangan menyumbang paling besar yakni Rp 402,2 miliar. Jika ditinjau dari jumlah izin, DPMPTSP menerbitkan 1.680 izin dari sektor tersebut. Selain itu juga mampu menyerap hingga 4.631 tenaga kerja. “Kalau dilihat dari grafik per bulannya yang stabil, semoga tutup tahun nanti total investasi bisa tembus Rp 1 triliun,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar