Ekbis

Sungrow Power Supply Gandeng PT Utomodeck Grup Garap Potensi PLTS di Indonesia

Surabaya (beritajatim.com) – PT Utomo SolaRUV melalui PT Utomo Juragan Atap Surya Indonesia menjadi distributor tunggal dan service center resmi untuk Sungrow Power Supply Co., Ltd di Indonesia. Hal itu merupakan bentuk kerjasama PT Utomo Juragan Atap dengan Sungrow Power Supply Co., Ltd, perusahaan asal Tiongkok. Kerjasama dimulai sejak awal Desember 2020. Utomo SolaRUV maupun PT Utomo Juragan Atap Surya Indonesia merupakan bagian dari kelompok usaha PT Utomodek Metal Works Grup.

Direktur Utama PT Utomo Juragan Atap Surya Indonesia, Anthony Utomo, menjelaskan kerjasama terjalin karena Sungrow Power Supply Co., Ltd, melihat potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Indonesia yang besar dan membutuhkan mitra lokal yang bisa diandalkan.

Menurut Anthony, PTUtomo SolaRUV sebagai bagian dari Utomodeck Group dipinang menjadi distributor karena Utomodeck memiliki portofolio di bidang atap dan berkomitmen untuk membesarkan pasar PLTS atap di Indonesia.

Adapun produk yang dipasarkan adalah Inverter untuk proyek perumahan, pabrik dan komersial, ESS (Energy Storage System) atau penyimpanan energi untuk proyek Off Grid maupun Power Conversion System (PCS). Sedangkan berkaitan dengan pangsa pasar, Anthony mengatakan terdiri dari residential atau perumahan dan industrial, komersial.

Anthony menjelaskan, dengan dukungan Sungrow Power Supply Co., Ltd, yang merupakan produsen inverter terbesar di dunia dan produsen dengan bankability atau kelayakan dibiayai bank paling tinggi di dunia, maka Indonesia bisa menggapai target energi terbarukan lebih cepat dan efisien karena didukung teknolgi terbaik oleh produsen kelas dunia.

Sistem terbaru dari aplikasi Sungrow Power Supply Co., Ltd telah dipakai di Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) milik PT PLN Pembangkit Jawa Bali (PJB) di kawasan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

Sel surya yang digunakan di SPBKLU Denpasar Selatan memiliki spesifikasi daya puncak sebesar 330Wp dengan jumlah modul surya sebanyak 48 buah. Penempatan modul disusun secara seri sebanyak 12 modul per string sehingga terbentuk 4 string atau 4 grup. Inverter yang digunakan memiliki kapasitas sebesar 15kVA 3 Fasa sebanyak 1 buah. Pada sistem on-grid, listrik yang dihasilkan oleh sel surya langsung disalurkan ke jaringan PLN setelah lebih dulu diubah dari listrik DC menjadi AC dengan bantuan inverter. Kelebihan sistem ini adalah tidak memerlukan biaya perawatan yang besar, lebih simpel dan lebih terjangkau dibandingkan sistem off-grid karena tidak membutuhkan baterei. Sel surya ini diharapkan akan semakin terciptanya energi yang bersih dan ramah lingkungan.

Produk yang diaplikasikan di SPBKLU Denpasar Selatan, Bali, merupakan pengakuan sistem Sungrow Power Supply Co., Ltd yang telah teruji handal seperti halnya di proyek-proyek internasional. Juga saat ini Sungrow Power Supply Co., Ltd sedang menjajaki dukungan untuk Proyek PLTS Terapung di Cirata, yakni kerjasama dengan PJB dan PLN dengan kapasitas 145 MW.

Anthony tak menampik kerjasama dengan Sungrow Power Supply Co., Ltd memiliki prospek yang sangat cerah mengingat Indonesia adalah negara berkembang dengan industri energi terbarukan yang sangat besar potensinya.

Sementara itu Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, operasional SPBKLU merupakan komitmen pemerintah dalam mendukung prgram percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Ini sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2019. Hingga saat ini telah beroperasi sembilan SPBKLU.

Saat digelar video conference, Rida menjelaskan, sesuai dengan roadmap SPBKLU, maka di tahun 2025 nanti ditargetkan akan tersedia 10 ribu unit SPBKLU. Dan pada tahun 2030 diharapkan akan tersedia 15.625 unitSPBKLU. [but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar