Ekbis

Siapkan BSB untuk Ribuan KPM PKH, Bulog Jamin Kualitas Beras

Stok beras di Gudang Pengolahan dan Penyimpanan, Gudang Beras Bulog (GBB) Gunung Gedangan. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Selatan menyiapkan Bantuan Sosial Beras (BSB) kurang lebih 3.800 ton beras medium untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Kwalitas BSB dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI ini dijamin bagus karena sebelumnya sudah dilakukan re proses.

Wakil Pimpinan Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Selatan, Airina Faiza mengatakan, Perum Bulog Sub Divre II Wilayah Surabaya Selatan membawai tiga kabupaten/kota. “Yaitu Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto dan Kabupaten Jombang. Total untuk tiga alokasi disiapkan kurang lebih 3.800 ton,” ungkapnya, Selasa (15/9/2020).

Masih kata Airin, beras yang digunakan adalah beras Cadangan Beras Bencana (CBB) yang ada di Gudang Pengolahan dan Penyimpanan, Gudang Beras Bulog Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Sebelum disalurkan oleh pihak ketiga, jutaan kilogram beras tersebut dilakukan re proses terlebih dahulu.

“Pihak Bulog sendiri ditugaskan Kemensos RI sebagai penyedia stok atau barang tapi untuk penyaluran Kemensos RI sudah menunjuk pihak ketiga yakni PT DNR untuk menyalurkan beras dari Gudang Bulog ke KPM. Penyalurannya, dua alokasi di bulan September dan alokasi ketiga di bulan Oktober,” katanya.

Setiap alokasi, KPM PKH akan menerima BBS sebanyak 15 kilogram. Untuk bulan September sebanyak dua alokasi atau sebanyak 30 kilogram, alokasi ketiga di bulan Oktober sebesar 15 kilogram dengan total BBS sebanyak 1.045.050 kilogram. Dengan rincian Kabupaten Mojokerto sebanyak 961.620 kilogram atau untuk 2.781 KPM dan Kota Mojokerto sebanyak 83.430 kilogram atau untuk 32.054 KPM.

“Perum Bulog menjamin beras yang disalurkan kualitas medium seperti yang beredar di pasaran karena sudah dilakukan re proses. Kalau ada keluhan nanti Bulog akan kerjasama dengan transforter terkait permasalahan dan Bulog siap mengganti. Jadwalnya masih menunggu Dinsos, kapanpun disalurkan kami siap dikeluarkan dalam keadaan baik dan sesuai jumlahnya,” jelasnya. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar