Ekbis

SI Tanam 1.000 Mangrove dan Tebar 2.500 Benih Ikan di Pesisir Utara Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Produsen semen regional PT Semen Indonesia (persero) Tbk, atau lebih dikenal dengan SI kembali menanam 1.000 batang pohon mangrove di Pesisir Utara Gresik. Tepatnya, di Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

Kegiatan yang diberi nama ‘Semen Indonesia Community Day Penanaman Pohon dan Revitalisasi Hutan Bakau’ itu merupakan rangkaian peringatan Hari Bumi 2019.

Selain menanam mangrove, PT Semen Indonesia juga menebar 2.500 benih ikan bandeng yang merupakan kegiatan yang diambil dari corporate social responbility (CSR) perusahaan. Perusahaan semen tersebut juga membangun gardu pengawas lingkungan.

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan PT Semen Indonesia (persero) Tbk, Sigit Wahono mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian memperingati Hari Bumi sekaligus cara menjaga kelestarian lingkungan. Harapannya, melalui Semen Indonesia Community Day ini masyarakat terlibat langsung merawat lingkungan.

“Khusus di Desa Pangkahkulon kami menanam 1.000 batang pohon mangrove. Kegiatan ini sudah berjalan 8 tahun lalu dimana total sudah ada 8.000 pohon mangrove yang sudah kami tanam,” katanya, Sabtu (27/4/2019).

Disamping berkontribusi di pelestarian lingkungan, lanjut Sigit Wahono, perusahaannya juga membangun gardu pengawas lingkungan. Harapannya, keberadaan gardu tersebut bisa dimanfaatkan memantau lingkungan hutan bakau di Desa Pangkahkulon sekaligus bisa dikembangkan sebagai eduwisata.

Kepala Desa Pangkahkulon Achmad Fauron menuturkan, keberadaan CSR Semen Indonesia melalui pelestarian lingkungan sudah berjalan 80 persen. Untuk pelestarian mangrove dikelola oleh kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) yang nantinya dikembangkan menjadi eduwisata.

“Di tempat kami sudah ada Wisata Tanjung Lewehan, disingkat WTL yang juga masih dihuni kera hutan. Pengembangan wisata itu merupakan hasil studi banding dari Tanjung Puting, Kalimantan Tengah,” tuturnya.

Sementara Ketua Pokmaswas Desa Pangkahkulon, H.Rosyid menyatakan pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh PT Semen Indonesia melalui CSR konservarsi kawasan pesisir dengan menanam 1.000 batang mangrove.

“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini eduwisata di tempat terus berkembang dikenal masyarakat. Bukan hanya dari Gresik melainkan juga dari luar Gresik,” pungkasnya. [dny/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar