Iklan Banner Sukun
Ekbis

Seribu Vaksin Untuk Pekerja Pelabuhan Tanjung Perak

Surabaya (beritajatim.com) – Percepatan vaksinasi Covid-19 terus dilakukan oleh pemerintah. Salah satunya melalui serbuan vaksin yang dilakukan oleh Pelindo III bersama Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal). Sedikitnya 1.000 dosis vaksin disiapkan bagi masyarakat maritim Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Komandan Kodiklatal Laksamana Madya TNI Nurhidayat menyebut jumlah masyarakat yang divaksin harus terus ditingkatkan. Ini dilakukan untuk meningkatkan kekebalan terhadap paparan virus Sars-Cov2. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang memperoleh vaksin kekebalan masyarakat akan tercipta.

“Hari ini kita bersama-sama untuk mendukung pemerintah dalam penanganan Covid-19 melalui vaksinasi. Ke depan akan lebih banyak lagi yang akan divaksin, agar tercipta kekebalan dan melindungi masyarakat dari penularan,” katanya di Surabaya, Senin (26/7/2021). 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Pelindo III, Boy Robyanto mengatakan sebagai bagian dari BUMN pihaknya mendukung penuh program vaksinasi. Menurutnya, lebih dari 20 ribu masyarakat maritim di lingkungan Pelindo III telah divaksin. Mereka adalah pegawai Pelindo III Group dan pekerja pelayaran seperti perusahaan pelayaran, multimoda transportasi, tenaga kerja bongkar muat, dan pekerja pelabuhan lainnya.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperoleh pasokan vaksin, kami siap untuk menyediakan tenaga vaksinator dan tempat untuk vaksinasi di lokasi pelabuhan yang kami kelola,” ucap Boy.

Ketua DPC INSA Surabaya  Stenven H. Lesawengen mengatakan kegiatan vaksinasi di Pelabuhan Tanjung Perak akan berdampak pada kepastian pelayanan logistik. Menurutnya para pekerja sektor kepelabuhanan yang mengatur kelancaran logistik perlu mendapat perlindungan dari Covid-19 melalui vaksin.

“Risiko penularan Covid-19 di pelabuhan cukup tinggi, mereka yang bekerja butuh perlindungan melalui vaksinasi, sehingga mereka dapat bekerja dengan tenang untuk mendukung kelancaran pelayanan logistik di pelabuhan,” kata Stenven. [rea]


Apa Reaksi Anda?

Komentar