Ekbis

Serangan Hama Tikus Terparah di Kecamatan Gapura dan Kota Sumenep

Sumenep (beritajatim.com) – Hama tikus menyerang hampir merata di areal sawah semua kecamatan di Kabupaten Sumenep. Hama tikus itu menyerang bibit padi yang baru ditanam petani.

“Serangan hama tikus itu merata di semua kecamatan. Kejadiannya sama seperti di beberapa kabupaten lain di Jawa Timur,” kata Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Dispertahortbun) Sumenep, Sufriyadi, Rabu (06/01/2021).

Ia menjelaskan, untuk Kabupaten Sumenep, hama tikus itu menyerang sekitar 50 hektare lahan sawah. Serangan paling parah terjadi di Kecamatan Gapura dan Kota.

“Di Kecamatan Lenteng juga ada serangan hama tikus, tapi tidak separah Kecamatan Kota dan Gapura,” ujarnya.

Menurutnya tanaman yang diserang tikus tidak hanya padi, tetapi juga jagung. Khusus tanaman padi, yang jadi sasaran tikus adalah bibit padi yang baru ditanam.

“Tikus memang tidak memakan bibit atau tanaman padi, tapi memotong dan merusaknya. Kalau jagung, bijinya memang dimakan,” ucapnya.

Sejumlah petani mengeluhkan serangan hama tikus belakangan ini. Bibit padi yang baru mereka tanam, hanya tersisa akarnya atau tinggal separuh. Salah satu petani di Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Musaha mengaku bibit padi yang baru ditanamnya dirusak oleh tikus. Para petani sudah berusaha membasmi hama tikus dengan obat, tapi tidak membawa hasil. Tikus justru semakin merajalela. [tem/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar