Ekbis

Sentuhan Arek-arek Malang, Dibalik Kualitas Ekspor Pabrik DIET Bentoel

Presiden Komisaris Independen Bentoel Group, Hendro Martowardojo.

Malang(beritajatim.com) – Presiden Komisaris Independen Bentoel Group, Hendro Martowardojo mengungkapkan, hingga tahun 2019 ini 70 persen pekerja dalam Pabrik Dry Ice Expanded Tobacco (DIET) milik Bentoel Group merupakan warga Malang, sedangkan sisanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kami berkomitmen dalam pengembangan sumber daya manusia dengan berbagai pelatihan seperti Environment, Health and Safety (EHS), DIET Technology, DIET Machinery Operation & Troubleshooting, Production Management & DIET Plant Maintenance, Product Quality, dan lain-lain,” kata Hendro, Kamis, (24/10/2019).

Hendro mengatakan, saat ini Bentoel Grup sedang melakukan pengiriman Dry Ice Expanded Tobacco oleh pabrik DIET ke enam negara, yakni Korea, Singapura, Vietnam, Pakistan, Sri Lanka, dan Indonesia.

“Dengan mengusung semangat Made in Bentoel dan From Malang to the World, kehadiran pabrik ini turut membawa nama Malang mendunia karena pabrik di Malang ini adalah satu-satunya di Asia Pasifik,” ujar Hendro.

Hendro mengungkapkan, sampai tahun 2019 ini, secara keseluruhan Bentoel Group telah memperluas ekspor produknya, baik secara langsung maupun tidak langsung, hingga ke 19 negara, termasuk ke negara Jepang dan Korea yang menerapkan standar sangat tinggi dengan regulasi yang ketat terkait terhadap produk tembakau.

“Negara-negara tujuan ekspor Perusahaan di antaranya adalah Malaysia, Taiwan, Singapura, Hong Kong, dan Kamboja. Melalui kegiatan ekspor, perusahaan ikut berkontribusi untuk meningkatkan neraca ekspor dan mendatangkan devisa bagi negara Indonesia,” papar Hendro.

Hendro menyebut, dari tahun ke tahun, perusahaan telah melakukan investasi dalam pengembangan fasilitas modern berkelas dunia dan menggunakan teknologi terkini untuk peningkatan kapasitas produksi.

Antara tahun 2013 sampai tahun 2018, perusahaan telah berinvestasi sebesar hampir Rp5 triliun melalui pengadaan mesin-mesin produksi dan berbagai aset tetap.

“Bentoel Group juga berkomitmen mengembangkan keahlian dan kemampuan sumber daya manusianya untuk dapat memenuhi standar internasional dalam pelaksanaan usaha Perusahaan,” tandas Hendro. (luc/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar