Ekbis

Semester Pertama 2020, SIG Bukukan Laba Bersih Rp 612 Miliar

Gresik (beritajatim.com) – Selama semester pertama 2020, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau lebih dikenal SIG membubukan laba bersih Rp 612 miliar. Laba ini naik 26,3 persen dibandingkan periode yang tahun lalu sebesar Rp 485 miliar.

Kenaikan laba diperoleh di tengah menurunnya pendapatan. Pada semester pertama 2020, perusahaan BUMN dengan kode emiten SMGR itu pendapatannya sebesar Rp 16,03 persen turun 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp16,35 triliun.

Sementara beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp11,21 triliun turun 4,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp11,69 triliun.

Dirut SIH Hendi Prio Santoso menuturkan, selama semester pertama 2020. Perusahaan mampu menjaga kinerja dengan mencatatkan kenaikan laba bersih 26,3 persen.

“Peningkatan pendapatan ini merupakan hasil dari berbagai langkah sinergi dan efisiensi yang terus dilakukan oleh perusahaan,” tuturnya dalam release yang diterima beritajatim.com, Senin (3/08/2020).

Selain efisiensi lanjut Hendi, dibidang operasional. Peningkatan laba bersih ini juga berasal dari efisiensi beban keuangan hasil dari program refinancing pinjaman yang dilakukan perusahaa di semester kedua tahun 2019.

Diakui Hendi, melemahnya konsumsi semen domestik sehubungan dengan pandemi Covid-19. Imbasnya mengakibatkan terjadinya penurunan pendapatan walaupun tidak signifikan yakni sebesar 2 persen.

PT Semen Indonesia (persero) Tbk didirikan pada tahun 1957 dengan nama NV Semen Gresik. Pada tahun 1991, perusahaan tersebut menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pertama yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia atau go public.

Pada tanggal 7 Januari 2013, PT Semen Gresik (persero) Tbk bertransformasi menjadi strategic holding PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, yang menaungi PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa, dan Thang Long Cement Company.

Selanjutnya, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melalui anak perusahaannya PT Semen Indonesia Industri Bangunan (SIIB) telah resmi mengakuisisi kepemilikan saham Holderfin B.V. yang ditempatkan di PT Holcim Indonesia Tbk. Melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB), PT Holcim Indonesia Tbk berubah nama menjadi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk pada tanggal 11 Februari 2019.

Tanggal 11 Februari 2020, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melakukan corporate rebranding dengan mengganti logo Perseroan. Corporate Rebranding merupakan bagian dari transformasi Perseroan untuk memperkuat langkah dalam menciptakan kehidupan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar