Ekbis

Selama PPKM Mal di Kota Malang Sepi

Malang Town Square

Malang(beritajatim.com) – Salah satu mal atau pusat pembelanjaan di Kota Malang, Malang Town Square (Matos) sepi pengunjung selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Turunnya jumlah kunjungan terlihat sejak 11 Januari lalu. PPKM sendiri diterapkan sampai 25 Januari 2021 mendatang.

Marketing Communication Manager Matos, Sasmitha Rahayu mengatakan, pada kondisi normal kunjungan jumlahnya 18 sampai 20 ribu orang saat hari biasa, kemudian 30 ribu sampai 34 ribu orang saat akhir pekan. Memasuki libur hari besar jumlah pengunjung Matos bisa mencapai 45 ribu orang.

“Jumlah kunjungan kita setelah adanya pandemi Covid-19 paling ramai 23 ribu. Setelah PPKM berlangsung turun jadi 13 ribu orang. Dampak PPKM cukup berpengaruh pada jumlah kunjungan, namun imbauan pemerintah tetap harus kita ikuti,” kata Sasmitha, Sabtu, (16/1/2021).

Sasmitha mengatakan, sepinya kunjungan orang ke mall turut berdampak pada jumlah tenan yang ada. Di awal pandemi Covid-19 tercatat ada 800 tenan di Matos. Sepanjang pandemi pula sebanyak 100 tenan memilih tutup. Hal itu terlihat dari beberap blok tenan yang sudah kosong. Bahkan beberapa diantaranya terpasang tulisan untuk disewakan.

“Ada beberapa tenant yang memutuskan tutup, tapi ada juga beberapa yang mulai buka baru. Jadi silih berganti,” ucap Sasmitha.

Sasmitha mengatakan, dalam kondisi lesunya perekonomian, manajemen Matos tetap berupaya bertahan. Upaya yang dilakukan agar pengunjung tetap merasa aman berbelanja adalah penerapan protokol kesehatan secara ketat. Di tempat makan, penerapan physical distancing juga dilakukan.

“Baik karyawan maupun pembeli wajib menerapkan protokol kesehatan sesuai yang dianjurkan pemerintah. Bahkan petugas security, cleaning service dan manajemen juga rutin melakukan tes serologi setiap dua minggu sekali. Dengan begitu, pengunjung tetap merasa aman meski berbelanja di mal,” tandasnya. (luc/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar