Ekbis

Sekitar 5.000 UMKM di Bojonegoro Daftarkan Diri Sebagai Penerima BLT Rp 2,4 juta

Bojonegoro (beritajatim.com) – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bojonegoro sudah menerima pengajuan berkas dari para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mendapat bantuan langsung tunai (BLT) atau Bantuan Presiden (Banpres) Produktif senilai Rp2,4 juta.

Sedikitnya sudah ada 5.000 berkas usulan yang diterima oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Bojonegoro. Pengusulan bantuan tersebut kini masih dibuka hingga 11 September 2020. Sehingga masih ada kesempatan bagi pemilik usaha untuk mengajukan berkas bantuan.

Kasi Pembinaan dan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bojonegoro, Ikae Nur’afni Yuliastanti mengungkapkan, beberapa usulan dari pelaku usaha yang ada di Kabupaten Bojonegoro sebagian sudah ada yang cair pada tahap pertama dan kedua.

Usulan yang diajukan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bojonegoro pada tahap pertama sebanyak 583 pelaku usaha dan lolos verifikasi sebanyak 407 pengusaha. Sedangkan pada tahap kedua ada sebanyak 800 usulan pelaku usaha.

Kemudian pada tahap ketiga ada 1.050 pelaku usaha, tahap empat 2.000 lebih pelaku usaha yang mengusulkan dan saat ini sudah memasuki tahap kelima. “Berkas usulan tahap kelima ini baru masuk hari ini dan kemarin,” jelasnya.

Bantuan senilai Rp2,4 juta tersebut kemudian pencairannya langsung ditransfer oleh Kementerian Koperasi dan UKM kepada pelaku usaha langsung. “Pencairan langsung dari kementerian Koperasi ke rekening pelaku usaha,” ungkapnya.

Bantuan hibah tersebut diharapkan bisa membantu para pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya ditengah pandemi Covid-19 agar perekonomian bisa kembali stabil. “Ini nyoba mengajukan untuk pengembangan usaha pakaian anak di rumah,” ujar Nafihima, salah seorang pemilik usaha pakaian anak di Kabupaten Bojonegoro. [lus/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar