Ekbis

Sebanyak 1.723 Pengusaha di Wilayah OJK Jember Mendapat Relaksasi

Kepala OJK Jember Azilsyah Noerdin dan staf OJK Galih Rahmawati

Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 1.723 debitur dengan total kredit Rp 172 miliar di wilayah kerja Otoritas Jasa Keuangan Jember, Jawa Timur, yang meliputi Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo dan Lumajang mendapat restrukturisasi atau relaksasi kredit dari Bank Perkreditan Rakyat. OJK terus mengevaluasi program relaksasi kredit yang diberikan pemerintah kepada para pengusaha.

“Dalam pelaksanaan restrukturisasi kredit, perbankan terus memantau sejauh mana kemanfaatannya oleh debitur. Kalau debitur masih ada kesulitan dengan relaksasi yang diberikan, tentunya bank akan meninjau ulang. Mungkin akan diberikan keringanan lagi, sehingga benar-benar membantu, karena esensinya kan relaksasi ini untuk membantu supaya debitur-debitur lembaga keuangan itu bisa bangkit lagi dan terus menjalankan bisnis mereka,” kata Kepala OJK Jember Azilsyah Noerdin, Senin (20/7/2020).

“OJK¬† juga melakukan evaluasi sejauh mana sejauh mana program relaksasi ini tepat sasaran, sehingga upaya untuk membanti debitur-debitur memang berjalan sesuai yang diharapkan,” tambah Azilsyah.

Azilsyah mengatakan, situasi pandemi merupakan saat yang tepat bagi pengusaha untuk bersinergi, termasuk dengan OJK sebagai pengawas industri keuangan. Dengan demikian aktivitas bisnis bisa terus berlangsung. “Juga ada peluang-peluang, pada masa pandemi Covid ini, hikmahnya ada peluang baru yang terus berkembang dengan kreativitas teman-teman pengusaha,” katanya.

Relaksasi masih berlangsung hingga awal tahun depan. “Sejauh ini sudah berjalan dengan baik. Secara nasional, outstanding credit perbankan yang sudah direstrukturisasi Rp 740 triliun, dan dari perusahaan pembiayaan, kontrak yang sudah direstrukturisasi Rp 130 triliun,” kata Azilsyah. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar