Ekbis

Saru Sandang Jurus Tanjung Wangi Raih PROPER Emas Perdana

Banyuwangi (beritajatim.com) — Pertamina Marketing Region Jatimbalinus kembali meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) 2020 yang diselenggarakan oleh Kementrian Lingkungan Hidup (KLH). Penghargaan PROPER yang diraih sebanyak empat yakni tiga PROPER Hijau dan satu PROPER Emas.

Pencapaian ini kian memperkuat komitmen Pertamina dalam penerapan dalam Environment Social & Governance (ESG) dan Sustainability Development Goals (SDGs) dalam setiap pengelolaan operasional distribusi energi.

Penghargaan PROPER diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar kepada Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dan Manager Integrated Terminal Pertamina Tanjung Wangi, Muhammad Ali Ba’bud pada acara Anugerah Lingkungan PROPER yang diberlangsung di Auditorium Manggala Wanabakti, Jakarta pada Senin (14/12/2020).

Area operasi Pertamina Marketing Region Jatimbalinus yang berhasil meraih PROPER Emas adalah Integrated Terminal (IT) Tj. Wangi, yang tahun ini meraih peringkat PROPER emas untuk kali pertama. Program Tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang dijalankan selain menyesuaikan dengan penanggulangan Covid-19 juga karena adanya pelibatan pemberdayaan masyarakat melalui Jemparing Wangi.

Executive General Manager Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, C.D. Sasongko menjelaskan Pertamina menyambut positif PROPER oleh KLHK. “Dengan adanya PROPER tersebut, maka penilaian kinerja pengelolaan lingkungan suatu perusahaan lebih terukur, objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.” Menurutnya, keikutsertaan dalam Pertamina akan memberikan manfaat positif dalam pengembangan bisnis ke depan dan kepercayaan stakeholder. PROPER juga akan membimbing perusahaan dalam memenuhi ketaatan terhadap peraturan perundang-undanganan.

“PROPER ini selaras dengan komitmen Pertamina untuk menjaga keseimbangan antara kinerja ekonomi, kelestarian alam, lingkungan dan masyarakat untuk mencapai pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Ini energi peduli kami,” tambah Sasongko.

Sasongko menuturkan, tingkat kepatuhan Pertamina dan unit operasi pada sosial dan lingkungan terlihat pada kesertaan selama tiga tahun terakhir. Berdasarkan data dari KLHK capaian PROPER Emas Pertamina memperoleh 50% dari capaian PROPER Emas Nasional. Pada tahun 2017, Pertamina meraih 11 dari 19 PROPER Emas. Lalu pada tahun 2018, Pertamina memperoleh 14 dari 20 PROPER Emas. Sedangkan tahun 2019, memperoleh 13 dari 26 PROPER Emas atau 50% dari jumlah penerima PROPER Emas Nasional. Sedangkan, Unit Operasi dan Anak Perusahaan berhasil mendapatkan Peringkat PROPER Hijau sebanyak 76 lokasi atau 45% dari jumlah penerima PROPER Hijau Nasional.

“Pencapaian tersebut menandakan Pertamina telah konsisten menunjukkan keunggulan lingkungan dalam proses produksi dan jasa serta melaksanakan bisnis yang beretika dan bertanggung jawab terhadap masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan,” ungkap Sasongko.

Ia menambahkan, Pertamina juga telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance) melalui pelaksanaan sistem pengelolaan lingkungan dan memanfaatkan sumber daya secara efisien serta melaksanakan tanggung jawab sosial dengan baik.

Dengan mengedepankan Program Satu Rumah Satu Sandang (Saru Sandang), IT Tj. Wangi mengembangkan cara berternak masyarakat yang sebelumnya masih tradisional dengan sinergi bersama Dinas Pertanian Kab. Banyuwangi. Peningkatan kualitas produk hasil dari hewan ternak, salah satunya susu kambing hingga pemanfaatan kotoran hewan sebagai pupuk organik. Program ini mencatat peningkatan omzet sebesar 1,5 juta Rupiah setiap bulannya bagi UMKM mitra Pertamina.

Bahkan saat dunia dilanda pandemi Covid-19 yang melahirkan tiga guncangan (Triple Shock), Pertamina beserta Unit Operasi dan Anak Perusahaan turut berperan aktif dalam mendukung program Pemerintah dengan membentuk Satgas Covid-19, pengembangan kelompok Tanggap Bencana, penyiapan Rumah Sakit untuk penanganan Covid-19, penyediaan tenaga medis, peralatan kesehatan, Alat Pelindung Diri (APD) obat-obatan, bantuan air bersih, sembako, makanan, minuman dan vitamin, pemberdayaan Pekerja Sektor Informal dan Panti Sosial Bangkit dari Covid-19, pemberdayaan UMKM untuk ketersediaan masker kain, wastafel portable, hand sanitizer, program Kampung Siaga Covid-19 – Ramah Balita, serta program Pencegahan, Tanggap, Penanggulangan, dan Pemulihan Bencana.

“Pertamina juga senantiasa ikut serta dalam mendukung pencapaian Perjanjian Paris terkait komitmen pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) paling sedikit 29% pada Tahun 2030 melalui beberapa program seperti pemanfaatan biofuel, pengembangan pembangkit panas bumi, dan energi terbarukan lainnya,” tutup Sasongko. [rea/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar