Ekbis

Ribuan Petani Bangkalan Belum Terima Bantuan Subsidi Pupuk

Bangkalan (beritajatim.com) – Terkdala oleh data yang berada di kantor Bank Negara Indonesia (BNI), sebanyak 67 ribu petani di Kabupaten Bangkalan, belum bisa menerima bantuan subsidi pupuk dari Kartu Tani.

Hengky Hariadi, kepala pemasaran BNI wilayah Madura mengatakan, saat ini terdapat 67 ribu petani di Bangkalan yang mendapatkan Kartu Tani. Namun, baru 43.102 Kartu Tani tercetak dan belum seluruhnya tersalurkan. “Dari jumlah kartu yang tercetak, baru 16.579 Kartu Tani telah dibagikan, sementara 33.475 kartu masih ada di kantor kami,” jelasnya, Senin (2/11/2020).

Dari seluruh penerima tersebut, pihaknya belum mengetahui berapa petani yang telah menebus pupuk subsidi. Sebab, penebusan bisa dilakukan melalui pengajuan form yang telah disediakan. “Kami perlu validasi data lagi, hal itu perlu kami lakukan agar tidak terjadi double penerima subsidi,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan, untuk mencairkan dana ke masing-masing penerima kartu, pihaknya membutuhkan data tambahan sesuai dengan SOP pencairan dana di perbankan. Namun, pihaknya mengaku terkendala pemahaman oleh petani saat dimintai data tersebut.

“Banyak petani yang masih mempertanyakan kenapa dimintai data lagi, padahal kami sebagai perbankan memerlukan data pribadi termasuk KTP, nama ibu kandung dan juga tanda tangan sebagai data aktivasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Bangkalan, Rokip mengatakan pihaknya akan mendorong agar permasalahan tersebut segera rampung. Sebab, hal ini memerlukan sinergi berbagai pihak agar bantuan tersebut dapat segera diberikan.

“Kita perlu bersinergi agar para petani segera menerima pupuk subsidi, sebab saat ini sudah memasuki musim tanam sehingga keberadaan pupuk subsidi ini sangat diperlukan,” tandasnya.[sar/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar