Iklan Banner Sukun
Ekbis

Ratusan Peserta Ikut Program Magang di Petrokimia Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Guna mengasah kompetensi ditengah era digitalisasi dan globalisasi. Sebanyak 188 peserta mengikuti program magang di perusahaan BUMN PT Petrokimia Gresik (PG) yang juga bekerjasama dengan tiga kementrian.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Budi Wahju Soesilo menuturkan,
pembangunan SDM merupakan prioritas utama dalam strategi pembangunan Indonesia. Sejalan dengan itu, pihaknya bersinergi bersama stakeholder untuk mengembangkan kompetensi talenta.

“Kami secara aktif menjalin sinergi dengan kementerian dan instansi pendidikan untuk menyelenggarakan program-program pengembangan SDM dalam bentuk pemagangan siswa, guru, mahasiswa, serta penelitian bersama,” tuturnya, Rabu (13/10/2021).

Masih menurut Budi, ada tiga program pemagangan yang dilaksanakan Petrokimia Gresik di tahun 2021. Pertama, magang Vokasi Industri Setara Diploma 1 kerja sama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) serta Politeknik Akademi Teknologi (ATI) Makassar, Politeknik Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) Jakarta.

“Program yang menyasar jurusan Teknik Perawatan Mesin Industri serta Program Pemasaran dan Logistik ini diikuti oleh 40 siswa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Jawa Timur,” ujarnya.

Program berikutnya kata dia, yakni pogram Magang Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). MBKM merupakan program baru bagi Petrokimia Gresik yang diikuti oleh 98 mahasiswa dari 40 perguruan tinggi di Indonesia.

Program lainnya lanjut Budi, yaitu Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) yang merupakan kerja sama dengan Kementerian BUMN melalui Forum Human Capital Indonesia (FHCI). PMMB telah berjalan sejak tahun 2019, dan tahun ini diikuti oleh 50 mahasiswa dari 20 perguruan tinggi di Indonesia.

“Program pemagangan di Petrokimia Gresik saat ini sudah semakin optimal dengan hadirnya fasilitas Digital Learning Center (DLC), yang merupakan wadah pembelajaran digital guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran di berbagai kondisi,” ungkapnya.

Direktur Eksekutif FHCI, Sofyan Rohidi mengatakan BUMN Petrokimia Gresik sebagai salah satu anak perusahaan BUMN memiliki antusiasme tinggi dalam menjalankan program PMMB. Untuk itu, dirinya mengapresiasi langkah riil ini yang menurutnya telah memiliki banyak andil dalam pengembangan talenta unggul di Indonesia.

“Program vokasi kerja sama dengan Petrokimia Gresk ini merupakan upaya Kementerian Perindustrian membangun SDM sesuai dengan kebutuhan industri,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Tim Pokja Microcredential Kemendikbud Ristek, Nurhadi Irbath mengungkapkan bahwa Petrokimia Gresik merupakan satu dari 127 mitra kerja sama MBKM batch 1 yang lulus persyaratan untuk menjalankan program MBKM.

“Kami berharap terus menambah kuota peserta magang sehingga semakin banyak lulusan yang kompeten di dunia industri,” urainya.

Peserta PMMB, Fatikhatur Rahma mahasiswi jurusan komunikasi UPN Surabaya ini menyatakan program PMMB sangat membantu para mahasiswa dalam mengembangkan potensi maupun skill.

“Kami mendapat banyak pengetahuan baru melalui program magang di Petrokimia Gresik dan ini menjadi tempat awal bagi saya untuk bisa tumbuh dan berkembang,” pungkasnya. (dny/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar