Ekbis

PTPN XII Pancursari Segera Bangun Jalan Rabat Beton dan Pabrik Karet

Malang (beritajatim.com) – Guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat setempat, dalam waktu dekat PTPN XII Pancursari di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, segera membangun jalan rabat beton sepanjang lebih dari 2 kilometer.

Akses jalan bermodel rabat beton nantinya, akan dilakukan di Desa Tegalrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Manajer PTPN XII Kebun Pancursari, Hendro Prasetyo SP menjelaskan, pembangunan jalan rabat beton sepanjang 2 kilometer nanti akan dimulai dari titik rabat beton yang sudah ada hingga tembus jembatan Plengkung dengan alokasi dana sebesar Rp 1 miliar.

“Program pembuatan jalan tersebut juga bersamaan dengan program Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Kabupaten Malang. Tim Bina Marga bersama konsultan, Muspika dan Komisi 3 DPRD Kabupaten Malang sudah turun ke lokasi pekan lalu. Mengkroscek lokasi rencana pembangunan jalan disana dengan alokasi dana sebesar Rp 500 juta,” ungkap Hendro, Kamis (20/2/2020).

Menurut Hendro, selain Bina Marga dan PTPNXII Pancursari, pembangunan jalan di desa ujung timur perbatasan wilayah Kecamatan Dampit ini juga atas inisiatif dari anggota DPRD Kabupaten Malang, Mahrus Ali dari Dapil Malang 3. “Jalan tersebut kita rencanakan bisa tembus sampai Dusun Glagah Arum,” terang Hendro.

Dengan terealisasinya pembangunan jalan yang merupakan tanggung jawab perusahaan terhadap pemangku kepentingan atau Corporate Social Responsibility (CSR) nanti, Hendro berharap, warga Tegalrejo khususnya bisa bekerja sama secara baik dengan PTPN XII Pancursari.

“Kita berkewajiban memakmurkan warga sekitar dengan memberikan lapangan pekerjaan sebanyak mungkin. Kami juga akan memberi dukungan sepenuhnya semua program yang bertumpu untuk kesejahteraan warga. Tetapi, kami juga perlu dukungan juga, agar warga bisa bekerjasama secara baik. Kami tidak harus selalu diganggu. Jika itu terus terjadi, kami tidak bisa bekerja dengan maksimal,” harapnya.

Hendro menambahkan, dalam tahun ini PTPN XII Pancursari juga akan membangun pabrik karet termutakhir. Pabrik karet ini paling modern di Pulau Jawa dengan alokasi dana dari internal PTPN senilai Rp 28 miliar.

“Dengan beroperasinya pabrik karet nanti, punya kapasitas 2500 hingga 5000 kilogram per 5 ton karet kering per hari. Insyaallah diakhir tahun 2020 nanti, pabrik karet ini sudah beroperasi. Untuk tenaga kerjanya nanti yang pasti dari warga Tegalrejo sendiri,” pungkasnya. (yog/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar