Ekbis

PT Sunrise Steel Menambah Kapasitas Produksi

Surabaya (beritajatim.com) – Masa pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat pelaku industri baja tanah air dalam memperkuat ketahanan industri baja dalam negeri.

PT. Sunrise Steel dengan produk Baja Lapis Aluminium Seng (BjLAS) merk ZINIUM® sebagai bahan baja ringan meresmikan lini produksi ke-2 yang diresmikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrial RI, Bapak Ir. Achmad Sigit Dwiwahjono, MPP di Mojokerto.

Dengan demikian maka hal ini mengukuhkan posisi PT. Sunrise Steel sebagai produsen BjLAS terbesar di Indonesia dengan kapasitas 400.000 ton per tahun.

Semangat melakukan “swasembada” baja dalam negeri inilah yang patut ditiru oleh pelaku industri lain.
Henry Setiawan selaku Presdir PT. Sunrise Steel menambahkan bahwa kita sangat berterima kasih kepada Pemerintah khususnya Kementerian Perindustrian selaku pembina industri yang telah mendukung dan memberi ruang kepada industri baja dalam negeri untuk berupaya menuju “swasembada” baja.

Produk ZINIUM® juga memberikan masa garansi 10 tahun sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat nomor 29 Tahun 2006 bahwa minimum masa garansi/jaminan bangunan adalah 10 tahun bahkan produk ZINIUM® dengan spesifikasi tertentu digaransi hingga 20 tahun, tambah Henry.

Kita juga sangat berharap Kementerian Perindustrian menerapkan SNI Wajib untuk produk profil baja ringan, mengingat produk profil baja ringan adalah produk struktural yang sangat vital bagi keselamatan pengguna / konsumen atau masyarakat.

Dengan adanya SNI Wajib profil baja ringan, maka “ekosistem” usaha akan lebih kondusif sehingga diharapkan terjadi persaingan usaha yang sehat antar produsen, kualitas produk lebih terjamin, sehinga konsumen tidak dirugikan serta keselamatan jiwa konsumen lebih terjaga.[rea]



Apa Reaksi Anda?

Komentar