Ekbis

PT KAI dan Pemkot Mojokerto Sinergitas Dalam Pembangunan Kota Mojokerto Sebagai Kota Pariwisata

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat bertemu dengan Kepala PT KAI Daop 8 Surabaya. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Berkembang menjadi daerah pariwisata, Kota Mojokerto saat ini tengah melakukan banyak perubahan yang siginifikan dalam penataan tata ruang kota. Tak terkecuali menambah fasilitas transportasi umum yang mampu dijangkau oleh wisatawan.

Untuk itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan bersinergi dengan Pemerintah Kota Mojokerto dalam menyukseskan percepatan pembangunan potensi wisata di Jawa Timur melalui kemudahan transportasi darat. Hal ini disampaikan oleh Kepala PT KAI Daop 8 Surabaya, Suryawan Putra Hia di Rumah Rakyat Jalan Hayam Wuruk, Kota Mojokerto.

“Kedatangan kami ke sini, ingin bersilaturahmi sekaligus berdiskusi bersama ibu wali kota tentang potensi – potensi Mojokerto. Yang mana, ke depan akan ada jalur ganda (double track) yang salah satunya melintasi wilayah Mojokerto,” ungkapnya, Kamis (5/3/2020).

Dengan adanya jalur ganda di Kota Mojokerto tersebut, diharapkan mampu menumbuhkan perkembangan suatu daerah sekaligus dalam rangka mendukung Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata. Akses transportasi tersebut dinilai memudahkan masyarakat untuk singgah sekaligus menikmati wisata yang ada.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, pertemuannya dengan PT KAI terkait pembangunan jalur ganda rel kereta api dan juga dampaknya bagi Kota Mojokerto, kereta komuter Surabaya – Mojokerto (Surokerto) serta penawaran kerjasama PT KAI Daop 8 dalam rangka mendukung Kota Mojokerto sebagai Kota Pariwisata.

“PT KAI Daop 8, menawarkan kepada kami, untuk memanfaatkan TV yang tersedia di setiap gerbong kereta api dan videotron sebagai sarana untuk mempromosikan potensi wisata Kota Mojokerto. Seperti batik, alas kaki dan kuliner. Pihak PT KAI Daop 8 juga akan menyediakan booth (kios) pada hari-hari tertentu,” katanya.

Sehingga Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Mojokerto, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red) dapat memanfaatkan tempat tersebut untuk memasarkan produk-produk unggulan. Selain itu, PT KAI akan berusaha menyesuaikan infrastruktur stasiun Mojokerto sehingga lebih selaras dengan tema Spirit of Majapahit.

“Yakni dengan membangun gapura Majapahitan. Semoga kolaborasi dan sinergi ini dapat lekas terlaksana. Yang mudah-mudahan, dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Dibawah kepemimpinan Wali Kota, Ika Puspitasari dan Wakil Wali Kota, Achmad Rizal Zakaria, Kota Mojokerto tengah menumbuhkan potensi-potensi kepariwisataan yang selama ini tak pernah terekspos. Melalui Spirit of Majapahit, Kota Mojokerto mulai meremajakan perwajahan baru sebagai ikon kota pariwisata.

Yakni Wisata Bahari Majapahit. Pengembangan kepariwisataan ini nantinya akan berada di wilayah timur Kota Mojokerto atau bersebelahan dengan Jembatan Rejoto. Di atas lahan seluas delapan hektar, pemerintah daerah telah menyiapkan pembangunan tempat wisata yang lengkap dengan wisata edukasi.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar