Ekbis

PT BBI Berhasil Selesaikan Proyek Infrastuktur RTR di Sidoarjo

BBI mendapatkan amanah mengerjakan Proyek Engineering, Procurement and Construction (EPC) Pembangunan Infrastuktur Pasca Panen RTR dengan kapasitas total 6 ton per jam pada 7 (tujuh) lokasi sekaligus

Surabaya (beritajatim.com) – Ditengah kondisi pandemi covid-19. PT Boma Bisma Indra (Persero) atau yang biasa disebut BBI telah berhasil menuntaskan pekerjaan Proyek Pembangunan Infrastuktur Pasca Panen Rice To Rice (RTR) yang diinisiasi oleh Perum BULOG sebagai wujud “Sinergi BUMN untuk Indonesia”.

BBI mendapatkan amanah mengerjakan Proyek Engineering, Procurement and Construction (EPC) Pembangunan Infrastuktur Pasca Panen RTR dengan kapasitas total 6 ton per jam pada 7 (tujuh) lokasi sekaligus yaitu Jakarta, Indramayu, Makasar, Sidrap, Sukoharjo, Sidoarjo, dan Lombok Timur.

Pengerjaan Proyek yang dilakukan dengan prokes ketat ini telah berhasil diselesaikan dan telah ditandatangani Berita Acara Serah Terima dari kedua belah pihak untuk masing-masing lokasi.

Saat ini RTR sudah siap dioperasikan untuk mendukung program pemerintah dalam
kedaulatan pangan.

Arie Safitri Sekretaris Perusahaan PT Boma Bisma Indra (Persero) dalam keterangan tertulisnya mengatakan atas nama Direksi menyampaikan Puji syukur kehadirat Allah SWT dan apresiasi yang luar biasa untuk Insan BBI.

“Meskipun dalam kondisi pandemi covid-19, masih tetap semangat dan berhasil menyelesaikan proyek RTR dengan baik sehingga mampu memberikan kontribusi untuk Pemerintah dan Masyarakat. Khususnya, memberikan dukungan kepada para petani guna mendapatkan hasil yang maksimal, dimana dengan adanya fasilitas RTR ini BULOG lebih mudah menyerap beras dari petani dengan berbagai macam kondisi, yang selanjutnya diolah dengan mesin RTR ini
menjadi beras berkualitas medium dan premium, sehingga diperoleh nilai tambah yang lebih besar.”ungkap Arie Safitri, Minggu (12/9/2021).

Arie juga menjelaskan bahwa selain sebagai pelaksana Pembangunan Infrastruktur Pasca Panen RTR, saat ini BBI juga mengerjakan pembangunan infrastruktur pasca panen Modern Rice Milling Plant (MRMP) milik Bulog untuk 5 (lima) lokasi yaitu Jember, Banyuwangi, Sumbawa, Bojonegoro, dan Magetan.

Masing-masing lokasi pembangunan MRMP terdiri dari satu unit dryer system dengan kapasitas 120 ton/hari, satu unit milling system dengan kapasitas 6 ton/jam, tiga unit silo dengan kapasitas 2.000 ton/unit, serta bangunan dan infrastruktur lainnya yang saat ini dalam proses penyelesaian sebagain pekerjaan sipil dan instalasi mesin.

“Pengembangan Infrastuktur RTR dan MRMP pada masing-masing lokasi dilengkapi dengan Genset produk BBI dengan lisensi Doosan. Untuk 7 lokasi RTR terpasang Genset kapasitas 500kVA sedangkan untuk 5 lokasi MRMP terpasang Genset dengan kapasitas 750kVA. Ke-12 unit Generator-Set ini digunakan sebagai backup tenaga listrik jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti saat maintenance atau listrik padam. Hingga saat ini 12 unit
BBI-Doosan Genset tersebut telah beroperasi dengan baik dan menunjukkan performa yang excellent sebagai Genset yang tangguh, berbahan bakar irit, dan ramah lingkungan”, tutur Arie.

Lebih lanjut, BBI berharap fasilitas infrastruktur Pasca Panen RTR dan MRMP ini dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan ekonomi masyarakat pedesaan dan juga akan memberikan dampak pada pengembangan pelaku usaha lainnya di Pedesaan. (ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar