Ekbis

PT ASDP Indonesia Ferry Prediksi Puncak Angkutan Nataru

Banyuwangi (beritajatim.com) – Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan, puncak arus berangkat Natal diperkirakan jatuh pada Selasa dan Rabu (22-23/12/2020). Sementara puncak arus balik tahun baru diperkirakan terjadi pada Sabtu dan Minggu (2-3/1/2021) mendatang.

Melihat kondisi itu, PT ASDP Indonesia Ferry telah melakukan berbagai persiapan. Di antaranya meliputi sarana dan prasarana untuk pelaksanaan operasional Angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Masa adaptasi kebiasaan baru menjadi perhatian. Menurutnya hal itu sekaligus faktor utama sehingga harus dapat berjalan dengan baik. Termasuk guna meningkatkan customer experience, baik dari sisi pelayanan ticketing, pelabuhan serta di atas kapal. “Target ASDP, seluruh pengguna jasa dapat terlayani dengan baik, tidak adanya komplain, dan yang terpenting adalah pengguna jasa menyeberang dengan aman, nyaman dan selamat hingga tujuan pada periode Natal dan Tahun Baru ini,” jelas Ira, Selasa (15/12/2020).

Adapun 10 lintasan penyeberangan yang dipantau khusus selama angkutan Natal dan Tahun Baru 2021. Di antaranya, Pelabuhan Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Tanjung Kelian-Tanjung Api-api, Telaga Punggur-Tanjung Uban, Ajibata-Ambarita, Bitung-Ternate, Hunimua-Waipirit, dan Kupang-Rote.

“Saat ini pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia dan berdampak bagi bisnis seiring pengurangan mobilitas masyarakat, manajemen tetap berupaya memberikan pelayanan prima kepada pengguna jasa, khususnya dalam sektor logistik,” jelasnya.

Kondisi pandemi, kata Ira, juga turut memengaruhi target produksi penumpang dan kendaraan selama Angkutan Natal dan Tahun Baru 2021. Hal ini dipengaruhi berkurangnya mobilitas masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19 lebih meluas lagi.

“Dari kesepuluh lintasan diatas, dengan asumsi penurunan rata-rata sebesar 20-39 persen dibandingkan tahun lalu, maka ditargetkan dapat melayani sebanyak 2,17 juta orang penumpang, turun 39,4 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 3,59 juta orang penumpang,” terangnya.

Catatan lain, dari jumlah roda 4 sebanyak 449 ribu unit atau turun 21 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 568 ribu unit. Eoda dua sebanyak 152 ribu unit atau turun 38,4 persen dibandingkan realisasi 2019 sebanyak 248 ribu unit. “Namun, untuk keseluruhan kesiapan alat produksi secara nasional akan dilayani oleh 52 unit dermaga dan 204 unit kapal, yang tersebar di 35 unit pelabuhan dan 29 cabang, yang akan melayani total 272 lintasan seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) siap melayani Angkutan Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021 dengan periode layanan Posko mulai tanggal 18 Desember 2020 (H-7) s/d 4 Januari 2021 (H+10). Tahun ini, ASDP akan melakukan pemantauan khusus pada 10 lintasan penyeberangan dengan target penumpang sejumlah 2,17 juta orang, kendaraan roda 2 sejumlah 152 ribu unit kendaraan, dan kendaraan roda 4 sejumlah 449 ribu unit kendaraan. (rin/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar