Ekbis

Ponorogo Tambah Titik Uji Coba New Normal

Bupati Ipong Muchlissoni meninjau pelaku UMKM di sentra industri dan UKM Tambakbayan. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Sudah 2 minggu Pemkab Ponorogo melakukan uji coba new normal. Setidaknya ada 6 titik penerapan uji coba new normal dilakukan di bumi reyog sejak 2 Juni lalu itu. Selama itu, Bupati Ipong Muchlissoni menilai masyarakat cukup patuh terhadap protokol kesehatan di titik-titik yang dijadikan kawasan new normal tersebut.

“Penerapan uji coba new normal ini, 80 persen sudah berjalan dengan baik,” kata Ipong, Senin (15/6/2020).

Ipong menyebut masyarakat sudah memakai masker dan sering melakukan cuci tangan. Hanya yang belum tertib itu physical distancing. Masyarakat masih kurang dalam menerapkan jaga jarak aman. Terutama anak muda, masih terlihat bergerombol saat di angkringan atau di warung-warung.

“Tetapi tidak pernah lelah kita mengedukasi masyarakat. Harus sabar dalam menerapkan tatanan yang baru ini,” katanya.

Karena diklaim cukup berhasil, Pemkab Ponorogo akan memperluas titik-titik penerapan uji coba new normal. Pemkab setempat menyasar tempat-tempat keramaian, seperti di tempat ibadah, cafe, restoran, angkringan, pasar tradisonal dan beberapa sentra UMKM.

“Sentra industri dan UMKM di Tambakbayan ini menjadi salah satu perluasan uji coba new normal. Para pengrajin batik kita perhatikan sudah memakai masker, menjaga jarak dan ada fasilitas cuci tangannya,” kata Ipong saat meninjau tempat tersebut bersama Forkopimda dan anggota komisi V DPR RI, Sri Wahyuni pada hari ini.

Lebih lanjut, Ipong paham akan keinginan masyarakat yang kembali beraktivitas normal. Namun untuk sekarang, aktivitas normal itu harus ditambahi dengan protokol kesehatan Covid-19. Pihaknya akan mengecek kegiatan masyarakat apa yang belum dilakukan selama pandemi ini. Misalnya acara resepsi pernikahan, mungkin ke depan acara tersebut juga akan dijadikan objek uji coba new normal.

“Pemberlakuan new normal memang harus atas persetujuan Pemerintah Pusat. Sembari menunggu Ponorogo menjadi zona hijau, kami lakukan uji coba new normal. Supaya nanti benar-benar pemberlakuan new normal, Ponorogo sudah siap,” katanya.

Sementara itu wakil ketua satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo Indah Laela menyebut new normal merupakan kebijakan Pemerintah Pusat. Dengan uji coba ini, tim satgas berusaha mengedukasi masyarakat melakukan aktivitas biasanya dengan protokol kesehatan Covid-19.

“Ponorogo ini sudah zona kuning, nanti kalau sudah zona hijau pasti siap menerapkan new normal,” kata perempuan yang menjabat sebagai Kepala Kajari Ponorogo tersebut.

Jika pandemi ini sudah berakhir, Indah Laela mengatakan kebiasaan baik seperti mencuci tangan dan pakai masker bisa dilanjutkan. Sebab itu semua baik untuk kesehatan. Saat ini diistitusinya juga menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, kami dengan institusi terkait juga melakukan sidang online,” katanya. [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar