Ekbis

PJB Target 2019, Zero Accident

Probolinggo (beritajatim.com) – PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) menargetkan 2019 zero accident saat bekerja. Jika tahun 2018 PT PJB mampu mengantongi 20 juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja, maka tahun ini diharapkan bisa lebih baik lagi.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama PJB adalah penumpukan batubara. Batubara merupakan bahan baku utama pembuat listrik. Sifat batubara yang mudah terbakar membuat tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PJB harus lebih ekstra hati-hati.

“Ini tantangan besar sebab kami memiliki puluhan unit pembangkit di Indonesia dengan 70 ribu lebih pekerja. Untuk itu semua harus bahu membahu mewujudkan zero accident ini,” beber Sekretaris Perusahaan PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB), Muhammad Bardan, Senin (14/1/2019).

Dan untuk menyemangati para karyawan, PJB pun menggelar berbagai jenis lomba mulai dari Lomba Ponggunaan APAR antara General Manager (GM) Unit dan Senior Leader. Hingga lomba kostum K3 kreatif.

“Bulan K3 ini menjadi kegiatan rutin kami setiap tahun untuk membudayakan K3. Sekaligus mendukung program pemerintah mewujudkan Kemandirian Masyarakat Indonesla Berbudaya K3 Tahun 2020,” jelas Bardan.

Berbagai penghargaan di bidang K3 pun berhasil diperoleh. termasuk delapan Sertifikat Emas SMK3 dari Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia dan Zero Accident Award. Sertifikat Emas SMK3 diberikan kepada Unit Pembangkitan (UP Paiton). UP Cirata. UP Muara Tawar, Badan Pengelola Waduk Cirata (BPWC). Unit Bisnis Jasa Operation and Maintenance (UBJOM)Paiton, UBJOM Indramayu, UBJOM Arun, dan UBJOM Tenayan. Bahkan UBJOM Indramayu ditetapkan sebagai percontohan dalam hal K3 dan Lingkungan (K3L) di lingkungan PT PLN (Persero).

“Kami berharap penerapan K3 tidak hanya dilakukan ditempat kerja. tapi secara otomatis tanpa kita sadari sudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dimanapun kita berada. Karena pada hakekatnya masalah K3 bukan sekedar pemenuhan terhadap ketentuan perundangan, melainkan sebagai tanggung jawab moral untuk menjaga keselamatan sesama manusia. K3 juga bukan sekedar program yang dijalankan perusahaan, tetapi sebagi cerminan dari budaya dalam organisasi. Semoga insan PJB dapat menjadi pelopor budaya K3. baik di lingkungan kerja, maupun di tengah-tengah masyarakat,” tandasnya. [rea/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar