Iklan Banner Sukun
Ekbis

PHE WMO dan BLK Surabaya Latih 40 Pemuda Gresik Jadi Sekuriti

Surabaya (beritajatim.com) – Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE-WMO) bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Surabaya menggelar pelatihan selama 10 hari untuk 40 orang warga Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Sebanyak 27 orang peserta dari Desa Sidorukun dan 13 orang peserta dari Kelurahan Lumpur yang merupakan desa binaan PHE WMO. Pelatihan ini dilakukan di Balai Latihan Kerja (BLK) Surabaya untuk menambah keterampilan berbasis kompetensi dengan menggandeng PT Birawidha sebagai tenaga pelatih keamanan (sekuriti) dengan tingkat Gada Pratama. Pembukaan pelatihan dihadiri Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Provinsi Jatim, Sunarya SE. MM. Serta Kepala Sub bidang Bimas Polda Jawa Timur, AKBP Sutiyono.

Pelatihan sekuriti dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan ekonomi pasca pandemi. “Kami ingin pemuda Gresik terutama pemuda di desa binaan PHE WMO punya kesempatan kerja yang lebih baik dengan skill mumpuni yang mereka dapatkan di BLK Surabaya ini. Tujuan akhirnya bisa meningkatkan perekonomian keluarga mereka,” ujar Sapto Agus Sudarmanto, Field Manager PHE WMO usai menghadiri pembukaan pelatihan di BLK Surabaya, Jumat (20/5/2022).

Saat ini, setelah pandemi melandai, muncul kerentanan lapangan kerja. Pemuda-pemudi di wilayah Gresik sulit mencari kerja setelah menyelesaikan pendidikan tingkat SMA. Mengantisipasi ledakan pengangguran, maka dilakukan pelatihan ini untuk masyarakat di wilayah binaan. Sapto berharap pelatihan ini bisa mengurangi jumlah pengangguran dan membuka peluang bagi pemuda dan pemudi di Desa Sidorukun dan Kelurahan Lumpur Gresik untuk mendapatkan peluang kerja yang beragam.

“Pelatihan dapat dimanfaatkan untuk menambah kapasitas warga sehingga diharapkan mampu membuka peluang baru dan lisensi pelatihan dapat menambah kompetensi untuk dapat diterima bekerja pada perusahaan yang diminati oleh warga. Kegiatan ini melibatkan pemuda-pemudi dalam wilayah Gresik sebagai penggerak kegiatan (empowerment),” katanya.

Siswanto, Kepala UPT BLK Surabaya, mengatakan, pelatihan ini akan menjadi bekal bagi peserta untuk menemukan peluang kerja baru. “Kami pun terus memantau para alumni BLK Surabaya untuk memastikan mereka mendapatkan informasi dan peluang kerja yang sesuai dengan kompetensi mereka,” katanya. [rea]


Apa Reaksi Anda?

Komentar