Ekbis

Petrokimia Gresik Sosialisasikan Produk Komersial di Sentra Penghasil Jagung

Gresik (beritajatim.com) – Perusahaan solusi agroindustri, PT Petrokimia Gresik (PG), terus memperkenalkan produk komersialnya ke sejumlah sentra pertanian. Kali ini, produsen pupuk yang ber-home based di Gresik itu mensosialisasikan produk komersialnya di sentra penghasil jagung. Tepatnya, di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jumat (28/02/2020).

Dirut Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi menuturkan, selain sebagai upaya memperkenalkan produk komersial. Perusahaannya juga mendekatkan diri ke petani sekaligus media belajar bagi perusahaannya.

“Kami yakin dengan terus bersama stakeholder pertanian, bisa tumbuh untuk mendukung program-program pemerintah dan pada akhirnya mewujudkan kesejahteraan bagi para petani,” tuturnya.

Alasan dipilihnya Kecamatan Koto Tengah, Padang sebagai sentra penghasil jagung. Pasalnya, daerah tersebut merupakan salah satu sentra tanaman pangan di Sumatera Barat yang subur dan sangat cocok untuk ditanami berbagai komoditas pertanian unggulan nasional.

Sedangkan untuk tanaman jagung. PG juga melakukan demplot di lahan seluas tiga hektar. Sebelum penanaman, atau nol Hari Setelah Tanam (HST) menggunakan aplikasi pupuk TSP, Urea dan KCL. Sedangkan, di usia 20 HST menggunakan Urea dan NPK Phonska Plus. Pengaplikasian NPK Phonska Plus pada tanaman jagung di sini mampu meningkatkan produktivitas hingga 7 ton per hektarnya.

NPK Phonska Plus (pupuk komersial) atau pupuk NPK majemuk generasi baru dengan kandungan NPK 15-15-15 serta diperkaya dengan 9 persen sulfur dan unsur hara mikro esensial Zink (Zn) sebesar 2.000 ppm yang sangat dibutuhkan tanaman.

“Saya berharap hadirnya produk komersil produksi Petrokimia Gresik dapat meningkatkan produktivitas pertanian, dan menjadi andalan petani,” tandas Rahmad Pribadi. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar