Ekbis

Petrokimia Gresik MoU Bangun Pabrik Pupuk Kieserite dengan Polowijo Gosari

Gresik (beritajatim.com)- Anak usaha PT Pupuk Indonesia (persero), PT Petrokimia Gresik (PG) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Polowijo Gosari Indonesia terkait pembangunan pabrik pupuk kieserite, Jumat (11/06/2021).

Nota kesepahaman tersebut, ditandatangani oleh Dirut Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dan Dirut Polowijo Gosari Indonesia Deddy Harnoko Sucahyo serta Dirut Pupuk Indonesia (persero) Bakir Pasaman dan Senior Advisor Polowijo Gosari Indonesia, Soegiharto.

Bakir Pasaman menuturkan, kesepakatan ini terkait pendirian pabrik pupuk kieserite yang memiliki potensi yang sangat besar. Baik Pupuk Indonesia, Polowijo Gosari Indonesia, serta Petrokimia Gresik selaku anak perusahaan.

“Kajian pendirian pabrik pupuk Kieserite ini sejalan dengan upaya transformasi bisnis Pupuk Indonesia untuk melakukan diferensiasi usaha, serta sesuai dengan visi untuk menjadi perusahaan penyedia nutrisi tanaman dan solusi pertanian berkelanjutan,” tuturnya.

Menurut Bakir Pasaman, potensi pasar pupuk kieserite sendiri masih sangat besar mengingat saat ini kebutuhannya di Indonesia masih banyak dipenuhi melalui impor. Ia berharap kerjasama ini dapat bersifat jangka panjang mengingat masih banyak pasar potensial yang perlu diisi melalui produk pupuk seperti ini. “Peluangnya besar, dan kita juga bisa kembangkan produk pupuk lain,” katanya.

Sementara Dirut Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyatakan dalam MoU itu pihaknya dan Polowijo Gosari Indonesia akan melakukan kajian bersama dalam empat aspek, yakin aspek pasar, aspek teknis, aspek ekonomi, serta aspek lokasi. Proses kajian ini ditargetkan selesai setelah dua tahun.

Ia menjelaskan pasar pupuk Kieserite di Indonesia masih terbuka lebar, karena belum banyak pemain atau produsen pupuk Kieserie di Indonesia. Utamanya untuk pasar perkebunan kelapa sawit.

Dirut Polowijo Gosari Indonesia Deddy Harnoko Sucahyo mengatakan, tujuan MoU adalah untuk memaksimalkan sumber daya yang dimiliki. “Kami mempunyai cadangan dolomit sebesar 550 juta ton. Melalui kerjasama strategis ini Polowijo Gosari Indonesia berharap dapat mengembangkan produk-produk turunan magnesium atau dolomit. Semuanya memaksimalkan lokal content, serta berlokasi di Gresik ” ungkapnya.

Seperti diketahui, pupuk kieserite sendiri cocok diaplikasikan pada tanah masam atau pH rendah, seperti tanah gambut dan tanah berpasir. Tanah masam dan tanah berpasir dicirikan dengan rendahnya kandungan Magnesium, sehingga pemberian pupuk Kieserite sangat cocok untuk meningkatkan kandungan Magnesium pada tanah.

Kieserite sendiri merupakan nama lain dari Magnesium Sulfur, dan pupuk kieserite dapat menjadi sumber Magnesium (Mg) dan Sulfur (S) bagi tanaman. Pupuk ini cocok diaplikasikan untuk berbagai jenis tanaman, baik tanaman pangan, hortikultura maupun perkebunan. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar