Ekbis

Peternak Sapi Perah Lumajang Bertahan di Saat Pandemi

Lumajang (beritajatim.com) – Peternak Sapi Perah di bawah Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Makmur, Desa Kandang Tepus Kecamatan Senduro mampu bertahan ditengah pandemi Covid-19. Peternak bisa tetap stabil dalam pemasukan dengan kemitraan bersama KUD dan Perusahaan pengolahan Susu Nestle.

“Saya melihat peternak sapi perah di Senduro sangat stabil untuk ketahanan pangan dan ekonominya,” kata Ketua DPRD Lumajang, Anang Ahmad Syaifuddin saat berkunjung ke KUD Tani Makmur, Kamis (17/12/2020).

Menurut dia, melalui kemitraan antara peternak, KUD dan perusahaan pengolahan susu bisa bertahan di tidak jelasnya pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil. Stabilnya harga susu, kemitraan petani, KUD dan Perhutani bisa menjadi kekuatan ekonomi rakyat kecil. “Lumajang punya kekuatan sumber daya alam dan manusia menghadapi Pandemi,” jelasnya.

KUD Tani Makmur mampu menjalin kemitraan antara petani dan PT. Nestle dalam menerima setoran susu perah. Kemudian pembinaan terhadap petani melalui berternak dengan baik bagi sapi perah. “Kami selalu mengontrol peternak petani dan membantu dalam soal pangan sapi,” jelas Sekretaris KUD Tani Makmur, Subari pada wartawan.

Masih kata dia, untuk susu dipatok harga per liter antara Rp.5.400 hingga Rp.5.700 tergantung kualitasnya. Petani juga sudah dilakukan pembinaan untuk berternak dalam menghasilkan susu berkualitas. “Pembinaan berkelanjutan peternak,” ungkapnya.

Sementara itu, Asper Perhutani Senduro, Lesmana mengaku dalam mendukung ketahanan pangan melalui sektor peternakan melalui perhutanan sosial. Peternak bisa memanfaatkan lahan di hutan perhutani dalam menanam pakan rumput. “Ini juga berjalan, masyarakat menjaga tegakkan kami dan mereka bisa menanam rumput untuk hewannya,” paparnya. (har/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar