Ekbis

Petani Gresik Hasilkan Melon Premium Berstandar Internasional

Gresik (beritajatim.com) – Selain menghasilkan padi dan ikan bandeng, warga Gresik Selatan juga berhasil membudidayakan buah melon berkualitas premium di lahan persawahan.

Budidaya itu hanya membutuhkan 65 hari. Sehingga, petani mampu melakukan terobosan menghasilkan buah impor yang berkualitas.

Salah satu petani buah melon, Irfan Marta Warsana asal Desa Semanding, Kecamatan Balongpanggang, Gresik menuturkan, dirinya tidak membutuhkan lahan khusus dengan memanfaatkan persawahan usai musim tanam padi.

“Ada tiga buah melon yang kami budidayakan. Pertama, melon inthanon, melon basket, dan golden melon. Beratnya bisa mencapai 1,5 kilogran hingga 1,8 kilogram,” tuturnya, Selasa (22/06/2021).

Dari hasil budidaya ini, lanjut dia, dirinya sudah dikontrak sejumlah distributor buah dengan harga Rp 20 ribu perkilo.

“Tahap awal kami memanfaatkan lahan persawahan 8000 meter per segi yang terbagi dalam satu lahan terbuka, dan dua lahan green house,” ujarnya.

Menurut Irfan, lahan persawahan di desanya sangat cocok untuk budidaya melon dengan kapasitas produksi mencapai 30 ton per hektar.

“Asal ketepatan pengairan serta pemupukan perawatannya tidak ada kendala. Itu salah satu kunci sukses budidaya melon di lahan persawahan,” ujarnya.

Keberhasilan Gresik Selatan membudidayakan buah melon diharapkan menjadi inspirasi, dan memotivasi warga untuk bangkit ditengah pandemi Covid-19. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar