Ekbis

Pesta Pernikahan di Malang Boleh Digelar, Asal Sesuai Perwal

Simulasi pernikahan dengan protokol kesehatan di Kota Malang.

Malang(beritajatim.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang ingin memastikan pesta pernikahan di masa pandemi Covid-19 harus sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwal) nomor 19 tahun 2020. Salah satunya melihat simulasi pesta pernikahan yang digelar di Ibis Styles Hotel Malang, Rabu (5/8/2020).

Pihak hotel selaku penyedia tempat dan jasa pesta pernikahan pun berusaha menerapkan standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan baik. Mulai dari penataan ruang, kapasitas tamu, hingga penggunaan masker dan face shield bagi mempelai pengantin maupun tamu undangan.

Jubir Satgas Covid-19 Husnul Muarif mengatakan, meski berusaha menerapkan protokol dengan baik. Ada beberapa catatan yang harus disempurnakan. Adalah penerapan physical distancing atau jaga jarak, karena masih banyak kru yang masih berkerumun.

“Saya melihat tim dokumentasi masih ada yang berkerumun ketika mengambil video dan foto, ke depan ini yang perlu diperbaiki. Meja untuk akad antara pengantin dan penghulu juga perlu diberi jarak. Saya melihat pintu keluar-masuk masih satu pintu. Lebih baik pintu keluar masuk dibedakan untuk mencegah kerumunan massa,” kata Husnul.

Husnul menegaskan, kedepan Satgas Covid-19 Kota Malang akan lebih ketat dalam mengawasi segala kegiatan yang melibatkan massa. Mulai dari pasca penyelenggaraan hingga saat kegiatan berlangsung. Bila tidak sesuai dengan protokol kesehatan maka Satgas Covid-19 akan mengingatkan.

General Manager Ibis Hotel Malang, Ina Rianawati mengatakan bahwa prosedur pesta pernikahan di tempatnya akan dilakukan sesuai dengan Perwali Kota Malang. Meski belum sempurna dia akan memperbaikinya. Apalagi, hotel tempat dia bekerja sudah berstatus All Safe Label dari Disporapar Kota Malang.

“Sejujurnya sebelum ini kami belum berani membuat event yang besar. Sehingga kami melaksanakan simulasi untuk tahu apa yang harus kami perbaiki. Ke depannya sebelum memulai acara, kami akan melakukan briefing dulu. Koordinasi juga jika ada WO atau EO. Kami mengsinkronkan langkah apa saja yang harus kita lakukan agar semuanya sesuai protokol kesehatan,” tandas Ina. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar