Ekbis

Perusahaan Pengolahan Ikan Asal Gresik Jadi Role Model Penerapan Produk Ber-SNI

Gresik (beritajatim.com) – Perusahaan pengelolahan ikan yang berspesialisasi pasar ekspor asal Gresik, PT Kelolah Mina Laut (KML), menjadi role model penerapan produk Standarisasi Nasional Indonesia (SNI) yang dikeluarkan Badan Standarisasi Nasional, atau BSN.

Perusahaan yang berada di Kawasan Industri Gresik (KIG) itu dipilih BSN karena sudah melakukan standarisasi sesuai aturan baik itu dari kesehatan, jaminan mutut, teknologi dan lain-lain.

Kepala BSN Bambang Prasetya mengatakan, PT KLM yang masuk kategori organisasi perusahaan besar memang layak menjadi role penerapan produk SNI. Pasalnya, perusahaan skala ekspor itu sudah melakukan aturan yang diberlakukan di BSN.

“Kehadiran kami di PT KLM untuk memotivasi agar mereka terus konsisten,” ujarnya kepada wartawan, Senin (15/07/2019).

Diakui Bambang Prasetya, untuk menuju menjadi perusahaan yang berstandar SNI, BSN saat ini, juga membuka operasional Kantor Layanan Teknis (KLT) ke-5 di Surabaya. Keberadaan KLT itu untuk melengkapi KLT sebelumnya tahun 2017 di Makasar, dan Palembang serta KLT pada tahun 2019 di Riau, dan Bekasi, Jawa Barat.

“Adanya KLT di Surabaya, UMKM serta UKM maupun perusahaan menengah di Jatim bisa meningkat lagi dalam melakukan sertifikasi SNI,” tuturnya.

Ia menambahkan, di Jawa Timur baru 1.362 UMKM yang baru bersertifikasi SNI. Jumlah itu, masih sedikit dibanding jumlah UMKM secara nasional yang mencapai puluhan juta. Untuk itu, BSN akan terus menjemput bola ke sejumlah daerah guna mensosialisasikan pentingnya SNI terhadap produk yang diperdagangkan.

“Kami akan terus melakukan pendampingan bagi UMKM maupun perusahaan yang akan melakukan sertifikasi terhadap produknya. Salah satunya dengan cara jemput bola,” tandasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar