Ekbis

Permintaan Tinggi, Harga Daging Ayam Kampung Melonjak

Sumenep (beritajatim.com) – Harga daging ayam kampung di pasar tradisional Sumenep menjelang Idul Adha melonjak. Biasanya harga per kg Rp 80.000. Saat ini tembus Rp 100.000.

“Naiknya harga ayam kampung itu sebenarnya lebih karena tingginya permintaan konsumen. Ya maklum lah. Di saat Lebaran, masyarakat kita ini kan masih ingin menyajikan menu istimewa. Salah satunya masakan berbahan daging ayam kampung,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep, Ardiansyah Ali Shochibi, Senin (19/07/2021).

Sementara untuk komoditas daging yang lain relatif stabil. Harga daging sapi Rp 120.000 per kg, dan harga daging ayam broiler Rp 35.000 per kg. Sedangkan untuk telur ayam ras awal pekan ini juga mengalami kenaikan meski tidak signifikan.

“Harga telur ayam ras ini sekarang Rp 23.000 per kg. Sebelumnya Rp 22.000 per kg. Cuma naik Rp 1.000 per kgnya. Memang harga telur ini sangat fluktuatif. Harganya bisa berubah setiap hari, meski selisihnya hanya Rp 1.000,” ujarnya.

Sementara harga cabai rawit awal pekan ini Rp 42.000 per kg. Apabila dibandingkan dengan pekan lalu, harga cabai rawit ini turun Rp 8.000. Sedangkan harga cabai merah besar stabil di angka Rp 20.000 per kg.

“Untuk harga bawang merah Rp 28.000 per kg, naik Rp 1.000 dibanding pekan lalu. Dan harga bawang putih tetap Rp 23.000 per kg,” terangnya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di dua pasar tradisional, yakni Pasar Anom Baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. (tem/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar