Iklan Banner Sukun
Ekbis

Perdana, Gudang Festival di Jatim Diresmikan di Mojokerto

Peresmian Gudang Festival di KUD Tani Jaya, Kemlagi Kulon, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge) bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) Republik Indonesia dan Induk Koperasi Unit Desa (INKUD) meluncurkan festival bertajuk Gudang Festival. Peluncuran Gudang Festival perdana di Jawa Timur digelar di KUD Tani Jaya, Kemlagi Kulon, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Peluncuran ini diharapkan dapat menjaring lebih banyak lagi mitra UMKM dan warung yang dapat masuk dalam ekosistem digital Surge. Juga membuka akses pasar yang lebih luas bagi potensi bisnis lokal, serta memberikan nilai tambah yang nyata bagi perekonomian daerah. Surge telah mengaktivasi ratusan titik gudang KUD di sepanjang Jawa yang berfungsi sebagai fulfillment center berbagai produk dari kebutuhan sehari-hari maupun produk-produk UMKM lainnya.

Terpilihnya Kabupaten Mojokerto sebagai titik awal kehadiran program ini di Jawa Timur sebagai upaya nyata Surge membantu pemerintah daerah setempat untuk membangkitkan semangat dan memperluas usaha para pelaku UMKM. Program ini sejalan dengan berbagai strategi pemerintah Kabupaten Mojokerto, agar pelaku UMKM dimudahkan untuk mengajukan pinjaman modal usaha.

CEO Surge, Hermansjah Haryono mengatakan, Surge terus menghadirkan inovasi bagi UMKM maupun bisnis masyarakat lokal daerah untuk menghadapi tantangan dan peluang digitalisasi secara cepat serta merata. Hal itu dilakukan dengan mengedepankan tiga pilar usaha terpadu yakni konektivitas, kebutuhan harian dan media dan hiburan.

“Harapannya juga, dengan program ini tidak hanya dapat menggairahkan ekonomi Kabupaten Mojokerto tetapi dapat juga memberikan dampak positif bagi kemajuan ekonomi nasional. Festival ini menjadi ajang untuk memperkenalkan program Go-Digital berbasis gudang Koperasi Unit Desa (KUD) dari Surge bagi masyarakat lokal,” jelasnya.

Acara Gudang Festival digelar selama dua hari, di Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Nganjuk pada 12-13 Januari 2022. Perusahaan yang memiliki kode emiten WIFI juga menyelenggarakan Bazar dan pelatihan agar UMKM dan warung dapat memasarkan produknya kepada warga lokal di sekitar lewat aplikasi marketplace.

Program Gudang Festival yang dihadirkan oleh Surge dan INKUD sejalan dengan program strategis Kementerian Koperasi dan UKM untuk mendorong pelaku usaha terutama UMKM masuk ke dalam pasar ekspor dan mempercepat UMKM Go-Digital. Masyarakat sekitar yang memiliki talenta kreatif dapat berkesempatan berkontribusi memajukan roda perekonomian daerah melalui industri ekonomi kreatif.

“Ke depannya, Surge akan hadirkan program Gudang Kreatif yang berfungsi bukan hanya untuk pelatihan dan pendampingan, tetapi wadah dan fasilitas bagi masyarakat dalam menciptakan konten-konten kreatif lokal untuk mendukung para UMKM dan Warung. Melalui kolaborasi strategis ini, kita dapat juga membuka peluang kreator lokal dan pelaku UMKM asal daerah ke tahap yang lebih luas dan berkompetisi dalam persaingan secara global maupun dunia internasional,” paparnya.

Direktur Utama Induk Koperasi Induk Desa (INDUK KUD), Portasius Nggedi mengungkapkan langkah kolaborasi ini ditempuh untuk modernisasi jaringan Induk KUD, Pusat KUD dan KUD lewat teknologi digital. “Peresmian di Mojokerto dan Nganjuk ini, merupakan aksi berkelanjutan kami bersama Surge untuk membantu Koperasi dan UMKM di wilayah Jawa Timur untuk masuk dalam ekosistem digital,” ujarnya.

Masih kata Portasius, Gudang Festival tersebut menjawab tantangan dari pemerintah untuk jaringan input pada prosesnya dan koperasi pada umumnya. Program tersebut diharapkan segera mentransformasi dalam berbagai usaha ke dunia digitalisasi dengan target 1.000 gudang dari sekitar 7.000 gudang KUD se-Indonesia.

Ketua KUD Tani Jaya, Suyanto mengatakan, KUD Tani Jaya memiliki 323 anggota baik kemitraan maupun pelanggan. “Penjualan baru enam jenis macam tapi ada 104 varian. Volume setiap hari Rp6 juta sampai Rp10 juta, kami berharap bisa menambah macam-macam jenis barang sehingga volume usaha makin besar,” harapnya.

Sehingga, lanjut Suyanto, selain menambah volume juga bisa menambah keanggotaan dan bisa meningkatkan keekonomian tingkat desa karena harga lebih murah dari minimarket. KUD Tani Jaya dengan adanya program pemerintah, sudah melakukan anggaran dasar menjadi koperasi produsen. KUD Tani Jaya memiliki aset sebesar Rp17 milyar belum sarana, gudang, bus pariwisata, distributor pupuk, pelayana petani tebu tembang angkut, mitra shop.

“Sehingga bisa mampu melayani masyarakat Kemlagi. Diharapkan KUD Tani Jaya bisa menjadi koperasi modern, KUD Tani Jaya juga memiliki unit simpan pinjam dengan aset Rp5,5 milyar, 50 persen masuk sentra dan 50 masuk unit sebagai permodalan. Barang-barang UMKM yang masuk KUD Tani Jaya tidak hanya berasal dari Kecamatan Kemlagi saja namun luar Kemlagi atau radius 10 KM,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mojokerto, Abdullah Muchtar menambahkan, kerjasama KUD Tani Jaya dengan perusahaan konektivitas infrastruktur digital Surge melalui anak usaha PT Jaring Logistik Indonesia (JLI) akan dikembangkan dengan tiga sampai lima KUD yang ada di Kabupaten Mojokerto. “Karena ada ketentuan internal operasinya maksimal 10 km dari gudang,” tambahnya.

Distribusi kebutuhan pokok dari gudang ke outlet, warung, toko kelontong dan lainnya, lanjut Muchtar, nantinya akan merekrut menjadi anggota KUD sehingga ada feedback keuntungan untuk outlet sebagai anggota koperasi yaitu Sisa Hasil Usaha (SHU) di tahun berjalan. Disamping itu, gudang kerjasama tersebut juga menampung produk-produk dari UMKM untuk diteruskan ke outlet-outlet.

“Yang mana produk-produk UMKM tersebut diharapkan bisa mengisi kebutuhan semua gudang PT JLI kerjasama dengan KUD-KUD se-Indonesia yang tahun ini ditargetkan 1.000 gudang. Ke depan, kami akan support para UMKM untuk bersinergi dengan sumber modal baik perbankan maupun koperasi dan pemasaran digital melalui market place yang dalam rangka menaikkan omset kegiatan dagang dan bersimbas pada nilai profit yang semakin baik,” pungkasnya. [tin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar