Iklan Banner Sukun
Ekbis

Pengusaha Yakin Bisnis Baja Ringan Akan Meningkat Usai Pandemi Melandai

Surabaya (beritajatim.com) – Pandemi melandai pelaku usaha bisnis baja pun optimis permintaan baja ringan untuk kebutuhan konstruksi akan meningkat. Namun, tantangan masih belum berakhir karena fluktuasi harga baja ringan masih terjadi dan banyaj beredar baja ringan dengan kualitas rendah.

Namun Kencana, merk produk baja ringan Indonesia yang diproduksi oleh PT Kepuh Kencana Arum dan didistribusikan PT Kencana Maju Bersama optimis mampu bersaing dengan tetap memberikan kualitas terbaiknya kepada masyarakat.

CEO Kencana Group Henry Setiawan mengatakan, baja ringan produk PT Kepuh Kencana Arum merupakan produk anak bangsa yang berkomitmen untuk tetap memberikan kualitas terbaik, walau kondisi di tanah air masih di era pandemi.

Henry menegaskan bahwa komitmen PT Kepuh Kencana Aurm adalah sesuai dengan visi misi perusahaaan yang diemban, yakni menjadi perusahaan bahan bangunan terbesar di indonesia dan misinya memproduksi produk-produk bahan bangunan berkualitas secara merata di seluruh wilayah Indonesia menjaga kontinuitas pasokan dan tetap menjaga kepuasan pelanggan.

Disisi lain Produsen bahan Baja Lapis Aluminium Seng (BjLAS ) PT Sunrise Steel memperkenalkan salah satu inovasi produknya yaitu Zinium®️ Diverso pada pameran Indobuildtech di ICE BSD pada 22- 27 Maret 2022. Inovasi ini adalah merupakan yang pertama dan satu-satunya di Indonesia dengan adanya produk baja lapis aluminium seng yang memiliki perbedaan massa lapisan antara sisi atas dan sisi bawah.

Zinium®️ Diverso diharapkan menjawab tuntas kebutuhan di pasar konstruksi yang mensyaratkan akan jaminan kualitas terbaik namun dengan tetap mempertimbangkan faktor biaya yang juga sebagai hal yang utama.

Guna meningkatkan kualitas Sumberdaya manusia bidang konstruksi, Himpunan Aplikator Indoensia (HAPI) sebagai organisasi sosial menggandeng Kencana Group dalam menjaga kualitas produk dan sumberdaya manusia di bidang konstruksi bangunan melalui pelatihan gratis dan sertifikasi subsidi.

Hasil nyata kerjasama HAPI dan Kencana Group yaitu telah melatih secara gratis 5.000 peserta yang terdiri dari tukang bangunan, siswa, perencana, pengawas di seluruh Indonesia, sementara itu, dan bersama Lembaga sertifikasi Profesi yang terkakreditasi BNSP telah melakukan sertifikasi kompetensi 700 tukang bangunan.

Selain itu HAPI Bersama BRI telah menyalurkan modal kerja bagi tukang bangunan untuk belanja bahan bangunan dan buka kios bangunan. Serta bantuan kemanusian pasca bencana erupsi gunung semeru di Kabupaten Lumajang.

Mochamad Soleh, Ketua Umum HAPI dalam acara Media Gathering di Surabaya mengatakan, Kerjasama ini merupakan komitmen HAPI dan kencana untuk terus berikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia dengan berbagai program-program sosial.[rea]


Apa Reaksi Anda?

Komentar