Ekbis

Pengusaha Muda Surabaya Diminta Melek Investasi

Surabaya (beritajatim.com) – Menjadi seorang pengusaha muda merupakan salah satu keinginan besar kalangan milenial, namun bagaimana mereka mengelola usaha yang dijalankan sesuai dengan baik untuk negara?

Dengan program Infest 2019, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko menjadi jembatan untuk mereka yang akan memulai tubuh menjadi seorang pebisnis di usia muda.

Talkshow dengan tema Creative economy : Passion, Grow, Invest dihadirkan untuk mendorong generasi muda Surabaya untuk menjadi generasi yang kreatif dan produktif agar dapat meningkatkan minat dan kultur investasi yang merupakan wujud kontribusi dan kerja bersama yang lebih baik.

Diikuti oleh para pengusaha muda dan beberapa perwakilan komunitas di Kota Surabaya, acara ini dikemas dengan konsep bincang santai. Dibawakan oleh Rezanata Rahmanto dan menghadirkan pembicara dari DJPPR, antara lain Heri Setiawan, Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara, Yuddy Hendranata dan Novi Puspita Wardani.

“Konsep ini mengupas hal-hal terkait pengelolaan keuangan dan investasi berlatar geliat industri dan ekonomi kreatif untuk para pasangan muda atau pengusaha kuda di beberapa kota yang kita kunjungi salah satunya Surabaya,” ucap Hadi surono, Kepala subbagian layanan informasi direktorat jendral pengelolaan pembiayaan dan risiko sekretariatan direktorat jendral, Sabtu (28/9/2019).

InFest ini, menurutnya, merupakan sebuah event inklusif tentang literasi keuangan yang menjadi wadah bagi generasi muda Indonesia untuk mengembangkan diri dan belajar bersama seputar pengelolaan keuangan dan risiko dalam rangka mewujudkan kultur investasi yang baik.

Bahkan bagaimana pemahaman mengenai pengelolaan APBN yang dilakukan Pemerintah dan bagaimana Pembiayaan APBN dimanfaatkan secara produktif untuk memberikan manfaat bagi pelaku usaha dan pegiat industri kreatif di tanah air.

“Disini kami mengenalkan bahwa Pembiayaan APBN juga dapat menjadi pilihan instrumen investasi yang menarik, menguntungkan dan membanggakan bagi masyarakat dari semua generasi dan profesi, ” imbuhnya.

Targetnya para pengusaha muda ini dapat mendukung terbangunnya iklim investasi di Indonesia, khususnya bagi generasi muda. Sebagai tindak lanjut dari edukasi ini, jalan terbangunnya komunitas muda yang sadar, bicara dan berbagi serta bertumbuh dalam ruang literasi ekonomi yang kondusif. [way/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar