Ekbis

Pengusaha Konveksi Kediri Sulap Kain Sisa Jadi Sandal Batik Cantik

Kediri (beritajatim.com) – Kecintaannya pada batik membuat Evi Christina, pengusaha konveksi asal Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, terus berinovasi mengembangkan usahanya. Usaha yang digelutinya kali ini cukup kreatif yaitu kain perca dari sisa-sisa pembuatan baju batik disulap menjadi sandal batik yang cantik.

Dibuang sayang, itu prinsip dari ibu tiga orang anak ini. Dengan dibantu 5 karyawannya, kain perca dikumpulkan kemudian dijahit untuk melapisi sandal. Setiap hari bisa memproduksi sekitar 10 sandal bahkan lebih.

“Untuk bahan batik itu kebanyakan saya mengambil dari perajin-perajin batik yang ada di Kabupaten Kediri. Karena kain batik di Kabupaten Kediri mempunyai ciri khas motif yang sangat unik dan menarik. Dari perca sisa bahan baju, saya pikir kok sayang kalau dibuang begitu saja. Akhirnya jadilah sandal-sandal ini,” jelasnya, Kamis (10/9/2020).

“Selain sandal batik, kami juga membuat tas batik, dompet batik. Untuk modelnya juga sesuai pemesanan,” terangnya.

Untuk pemasaran kreasi batik ini sudah mencapai luar daerah, karena Evi sering ikut event pameran di Kabupaten Kediri, Inacraft di Surabaya dan Jakarta. Nah, dari situlah produknya cukup dikenal luas.

“Dengan usaha batik yang saya geluti sejak tahun 2010, saya bisa mengaryakan warga sekitar. Kedepannya saya ingin sekali membuat kegiatan yang melatih dan menambah keterampilan warga sekitar agar mampu bersaing dalam dunia kerja,” tambahnya.

Harga sandal batik ini cukup terjangkau, yaitu Rp 10 ribu per pasang. Jika mengambil banyak, harga bisa diskon. Bagi Anda yang ingin memesan, bisa langsung datang ke Galeri Batik and Cratf di Jl. Gereja No 16 Desa Wonoasri Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri.

Atau bisa juga menghubungi di No HP 082311432301. Produk-produk tersebut juga dapat dilihat di Instagram @evikristna65 dan Facebook evikristin. [nm/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar