Ekbis

Pengemudi Ojek Online di Malang Dapat Pelatihan Keamanan Berkendara

Pelatihan pengemudi ojek online di Malang.

Malang(beritajatim.com) – Aplikasi serba bisa Grab melakukan pelatihan untuk mitra pengemudi GrabProtect di Malang dan di Surabaya. Pelatihan melibatkan Gugus Tugas Covid-19 BPBD Jawa Timur, Pemerintah Kota Malang dan Polresta Malang Kota.

Mereka membekali mitra pengemudi dengan kemampuan dalam berkendara aman baik secara teori maupun praktik. Pelatihan ini merupakan bagian dari kampanye #AMANLAGIREK yang bertujuan untuk terus mendorong kesadaran aman berkendara baik bagi mitra pengemudi maupun pelanggan Grab.

Pelatihan yang disampaikan menitik beratkan pada penerapan protokol keamanan di masa pandemi, termasuk kesadaran keselamatan, melakukan perawatan preventif pada kendaraan secara mandiri dan cara untuk menjaga keselamatan dalam membawa penumpang.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah, Pemerintah Kota Malang, Diah Ayu Kusumadewi, menyambut positif langkah Grab dalam memberikan pelatihan kebersihan dan keamanan kepada mitra pengemudi. Menurutnya, inisiatif seperti ini perlu diapresiasi Pemkot Malang sebagai langkah untuk terus meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam rangka menjalankan protokol kesehatan dalam pencegahan penularan Covid-19, dari sektor transportasi.

“Dengan adanya program layanan GrabProtect dengan mitra pengemudi yang sudah terbekali dengan baik, keamanan dan keselamatan masyarakat baik mitra pengemudi maupun penumpang dapat terjaga. Pemkot Malang berharap penyedia layanan dan penumpang konsisten dan disiplin menerapkan protokol kesehatan pada saat berkendara, berkumpul dan atau pada saat terjadi bentuk interaksi lain dalam pelayanan,” kata Diah, Selasa, (15/9/2020).

Menurutnya, masyarakat harus disiplin menerapkan 4 M. Yakni, memakai masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan. Menurutnya kedisiplinan warga menyelamatkan keluarga dan orang lain.

Koordinator Kaji Cepat BPBD Jawa Timur, Irvan Setyanudin mengatakan untuk terus meningkatkan standar keamanan perlu diadakannya pelatihan bagi pengemudi ojek online. BPBD mengapresiasi inisiatif Grab yang telah mengadakan pelatihan kepada mitra pengemudi untuk terus menjaga keamanan berkendara.

“Grab akan menjadi contoh bagaimana protokol kebersihan dan keamanan harus diterapkan, sehingga para pengemudi juga dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih harus keluar rumah,” ujar Irvan.

Area Head Jawa Timur, Grab Indonesia Sandy Dharma Titotanusaputra, mengatakan pihaknya tidak pernah berkompromi tentang keamanan dan keselamatan. Menurutnya Grab terus mempertahankan prestasi sebagai perusahan aplikasi serba bisa dengan standar keamanan tinggi di Indonesia.

“Dengan adanya pelatihan ini, kami harap dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman penumpang saat menggunakan layanan GrabProtect terutama di masa yang menantang ini. Grab sebelumnya telah meluncurkan GrabProtect di Jawa Timur, protokol keamanan dan kebersihan untuk meminimalisir risiko penyebaran virus Covid-19,” tandasnya.

Protokol transportasi ini dilengkapi dengan fitur keamanan, peralatan kebersihan, serta aturan keamanan terbaru yang menjadi standar terbaik dalam industri ride-hailing. Melalui kehadiran GrabProtect, Grab berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang dan mitra pengemudi yang menggunakan layanan transportasi GrabBike dan GrabCar. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar