Ekbis

Penerima PKH di Kabupaten Kediri Berlatih Buat Bunga Hias dari Bahan Stoking

Kediri (beritajatim.com) – Paguyuban Pekerja Sosial Masyarakat ( PSM ) Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri, bersama Kelompok Usaha Bersama ( KUBE ) BARIKLANA menggelar pelatihan membuat bunga dari bahan Stoking dengan Kelompok Belajar RIUNG SALOKA. Pelatihan yang baru pertama kali digelar oleh Paguyuban PSM Kecamatan Ringinrejo, melibatkan sebelas kelompok dari perwakilan Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) desa yang ada di kecamatan Ringinrejo.

Setiap kelompok diwakili dua orang peserta pelatihan yang rata-rata dari ibu-ibu rumah tangga, selain mendapatkan pelatihan membuat bunga dari bahan stoking, juga mendapatkan pelatihan memotret menggunakan gawai (gadget) berbasis Android, serta mendapatkan wawasan pengembangan keterampilan dasar dari pembuatan bunga stoking yang ditrasformasikan ke bidang Dekorasi untuk acara pernikahan, Ulang Tahun, Lukisan, hingga hiasan interior dan eksterior rumah

Ketua Paguyuban PSM Kecamatan Ringinrejo, Binti Khoirul Hana mengatakan, Pelatihan ini sengaja menyasar Ibu-ibu KPM dengan Tujuan memberi wawasan dan keterampilan peserta pelatihan dengan harapan mampu menghasilkan karya dalam bentuk produk yang mempunyai nilai ekonomi sehingga bisa membantu perekonomian mereka.

“Pelatihan ini juga diharapkan mampu mencetak KPM yang mandiri secara Ekonomi sehingga goal besar dari pelatihan ini mampu mengurangi Angka Kemiskinan di wilayah Kecamatan Ringinrejo dan juga di wilayah Kabupaten Kediri” kata Binti.

Binti lebih jauh menjelaskan mengapa memilih memberikan pelatihan membuat bunga dari stoking, karena pengerjaanya tidaklah terlalu sulit, bahan dasar mudah didapat, pasar masih terbuka, serta nilai ekonomi yang cukup tinggi. Dan yang tidak kalah pentingnya bahwa pembuatan keterampilan ini bisa dilakukan disela-sela kesibukanya sebagai ibu rumah tangga.

Senada dengan Paguyuban PSM, Camat Ringirejo, Ahmad Wito Subagyo mengatakan, pelatihan ini tidak akan berhenti sampai peserta hanya bisa membuat bunga dari stoking saja, pihaknya akan mensupport peserta pelatihan dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang lain, dengan menggandeng Balai Latihan Kerja setempat. “Selain itu, dari kami dari kecamatan, juga akan membatu pemasaran serta sosialisasi pemasaran, serta akan membangun jejaring dalam pemasaran produk peserta pelatihan, sehingga agar bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat”.

Ahmad Wito Subagyo, berharap perwakilan dari setiap desa yang mengikuti pelatihan bisa menjadi mentor bagi KPM lain sekaligus bisa menghimpun Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial ( PMKS ) yang mempunyai minat pembuatan bunga stoking untuk membangun KUBE sehingga bisa membatu KPM lain di setiap desanya lebih berdaya.

Sementara itu, peserta pelatihan mengaku sangat senang mendapatkan pelatihan karena bisa memberikan pengetahuan dan keterampilan baru. Sepulang mengikuti pelatihan salah satu peserta dari Desa Selodono, Ika Pristiwaningsih berniat ingin mengembangkan keterampilanya dengan membangun usaha keterampilan. Dirinya dan peserta lainya mengaku sangat gembira dengan kesediaan PSM maupun pemerintah Kecamatan akan membantu pemasaran juga membangun koneksi dengan pasar di luar. “Terima kasih kasih untuk semua pihak yang telah peduli terhadap kami dan bersedia hingga membantu sampai pemasaran”. Tutup ika. [nm/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar