Ekbis

Pendemi Corona, Penyaluran BBM dan Elpiji Dipastikan Tetap Aman

Bojonegoro (beritajatim.com) – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) V – Jatimbalinus memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Elpiji bagi masyarakat khususnya di wilayah Jawa Timur tetap aman.

Meski status Corona Virus Disease (COVID-19) menjadi Pandemi oleh World Health Organization (WHO) yang diikuti pemerintah setempat dalam mengambil kebijakan bekerja dari rumah dan meliburkan sektor pendidikan selama 14 hari.

“Pertamina tetap menjalankan proses bisnisnya dalam memenuhi kebutuhan energi untuk masyarakat serta memastikan stok BBM dan elpiji selalu aman,” ujar Unit Manager Communication & CSR MOR V – Jatimbalinus, Rustam Aji, Rabu (18/3/2020).

Rustam Aji menyatakan, Pertamina telah menyiapkan strategi penyaluran apabila sewaktu-waktu diperlukan pasokan ke daerah-daerah tertentu. “Salah satu caranya adalah dengan menerapkan fit to work dan cek kesehatan untuk awak mobil tangki yang mendistribusikan BBM,” ujarnya.

Semangat menyalurkan energi ini juga diikuti dengan berkoordinasi dengan sejumlah SPBU untuk memberikan alat preventif medis seperti masker, sarung tangan, serta sanitizer kepada operator sebagai garda depan Pertamina dalam menyalurkan BBM kepada konsumen.

“Kepada pekerja di area operasi, kami menerapkan standar operasional prosedur seperti pengukuran suhu tubuh pekerja yang akan melaksanakan tugasnya serta memberikan pengaturan jam kerja yang baik untuk menjaga stamina dari para pekerja ini,” tambah Rustam.

Untuk penjualan elpiji, Pertamina telah menyalurkan LPG PSO dengan rata-rata harian sebesar 3.600 MT/hari dan LPG NPSO Rumah Tangga sebesar 179 MT/hari. Realisasi sampai pertengahan Maret, Pertamina telah menyalurkan LPG PSO sebesar 43.000 MT/hari dan LPG NPSO Rumah Tangga sebesar 2.100 MT/hari.

PT Pertamina (Persero) memastikan pelayanan kepada masyarakat serta pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman. Saat ini, Ketahanan stok BBM dan LPG untuk seluruh produk, secara nasional rata-rata di atas 20 hari.

“Sebagai BUMN yang berperan strategis untuk melayani energi, Pertamina tetap fokus dan memastikan proses penyediaan energi mulai dari fungsi hulu migas, kilang, distribusi hingga pemasaran tetap berjalan baik. Sehingga ketersediaan dan penyaluran BBM dan LPG di seluruh tanah air juga tetap lancar,” tutup Rustam.

Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan, saat ini penyaluran elpiji maupun bahan bakar minyak (BBM) tetap aman di tengah isu penyebaran virus Corona (Corvid-19).

“Belum ada instruksi atau edaran untuk pencegahan virus Corona pada penyaluran elpiji maupun BBM di Bojonegoro,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Sukaemi, melalui Kasi Pengadaan dan Distribusi Dinas Perdagangan (Disdag) Bojonegoro, Sutikno Sakib. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar