Iklan Banner Sukun
Ekbis

Pendapatan 2020 Merosot, Pakuwon Tetap Yakin Bisa Tumbuh

Surabaya (beritajatim.com) – Ditengah PPKM DaruratĀ PT Pakuwon Jati Tbk menggelar RUPST yang memutuskan tidak akan membagikan deviden 2020 karena kondisi masih belum stabil. PT Pakuwon Jati (PWON) membukukan pendapatan bersih tahun 2020 Rp 3,9 triliun, turun 44,8% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 7,2 triliun.
Menurut Minarto Basuki, Direktur Keuangan Pakuwon Jati, meskipun pendapatan menurun akibat efek pandemi Covid-19, perusahaan masih mampu mempertahankan laba naik hingga 30 persen dan kas masih kuat untuk menopang pengembangan bisnis Pakuwon di tahun 2021.
Sebab di April lalu, perseroan juga menerbitkan obligasi sebesar US$300 juta dan obligasiĀ  tambahan pada tanggal 17 Mei 2021 sebesar US$100 juta dengan bunga 4,875% dengan tenor 7 tahun yang akan digunakan untuk pelunasan Surat Utang 2024 sebesar US$250 juta dan untuk keperluan Korporasi umum Perseroan.
“Jadi meski pandemi, Kami masih tetap akan melakukan langkah strategis seperti akan tetap melakukan akuisisi dan pengembangan dan pembelian lahan baru,” beber Minarto.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ivy Wong, Direktur Business Development and Investor Relation PT Pakuwon Jati Tbk, yang mengaku bahwa 40 persen revenue perseroan disokong oleh bisnis mall. Namun PPKM Darurat yang mengharuskan mall tidak beroperasi hingga 20 Juli 2021 mendatang tak begitu merisaukan baginya.
“Pendapatan mall recovery-nya cepat, jadi jika penutupan mall tidak diperpanjang, kami tidak begitu khawatir. Sebab tahun 2020 lalu penutupan pun terjadi dan kami bisa segera pulih. Kami juga optimis pandemi ini akan segera berlalu,” aku Ivy.
Dikatakan, perseroan juga sudah merencanakan capex sebesar Rp 900 miliar dan sebagian besar dana capex akan digunakan untuk pembangunan mulai dari proyek perseroan di Bekasi hingga pengembangan Pakuwon City Mall.
“Kami masih sangat optimis tahun ini mengingat ada subsidi pajak dan suku bunga yang cukup rendah. Kami yakin tahun ini penjualan bisa tumbuh 30-40 persen dari tahun 2020 lalu,” tandasnya.[rea]

Apa Reaksi Anda?

Komentar