Ekbis

Pemkot Kediri Dampingi Nida Ikuti UKM Berprestasi Jatim

Kediri (beritajatim.com) – Di masa pandemi, perlengkapan protokol kesehatan menjadi kebutuhan utama, salah satunya handsoap dan hand sanitizer. Berawal dari bisnis laundry yang sepi ketika pandemi, Nida Sari (28) warga Kelurahan Banaran, Kota Kediri mengalihkan usahanya menjadi salah satu produsen handsoap yang kebanjiran pesanan.

Sertifikat keahlian dan ijin produksi yang ia kantongi menjadikan produknya dipercaya masyarakat. Bersih dan lembut jadi keunggulan handsoap buatan UD. Ihsan Jaya Chemical ini.

Rumah produksi yang bertempat di Jalan Masjid Timur, Kelurahan Banaran, Kota Kediri ini mampu memproduksi ratusan hingga ribuan botol Handsoap tiap bulannya. Dibantu hingga 6 karyawan di awal pandemi, Ihsan Jaya Chemical melayani pengadaan hand soap dan hand sanitizer untuk beberapa kelurahan, instansi pemerintah dan kantor-kantor di Kota Kediri. Tidak hanya itu, pengiriman luar kota dan luar provinsi juga dilayani oleh Nida. “Pengiriman ke Bali kemarin itu sampai 250 botol,” tambah produsen sekaligus trainer pembuat handsoap ini.

Selain menekuni produksi handsoap dan hand sanitizer, Nida juga sering ikut perlombaan bidang UMKM baik tingkat provinsi hingga nasional. “Sering dapat info dari Dinas Koperasi Kota Kediri. Pihak dinas juga sering mendampingi dan siap diajak sharing mengenai usaha-usaha saat ini.” Ujarnya.

Seperti saat kami temui Jumat (11/6/2021) siang, Nida tengah mempersiapkan diri mengikuti Lomba UKM Berprestasi tahun 2021 tingkat Jawa Timur. Alasannya, ia ingin menguji apakah produknya layak untuk bisa lebih berkembang.

Pengembangan usaha juga diupayakan Nida dengan mengikuti program seleksi Bantuan Dana untuk Wirausaha dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang bisa didaftarkan melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri. Harapannya, dana modal yang didapat akan dibelikan alat pengaduk otomatis untuk memperbesar kuantitas produksi handsoap.

“Selain itu, ke depannya aku juga ingin membangun perusahaan besar di produk kimia. Punya pabrik dan memperluas pasar,” tamba pemilik Ihsan Jaya Chemical ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri, Bambang Priyambodo Lasmono, menyatakan tujuan adanya program ini untuk mengangkat wirausaha dari dampak pandemi dan menopang Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan menggelontorkan modal pada wirausaha terpilih.

“Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri disini berlaku sebagai pendata dan verifikator saja, setelah ini akan ada proses seleksi lagi dari pihak Kementerian,” jelasnya. Program ini sejalan dengan arahan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar untuk pemulihan ekonomi di masa pandemi. [nm/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar