Iklan Banner Sukun
Ekbis

Pemkab Pamekasan Komitmen Percepat Pertumbuhan Ekonomi

Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, tengah berupaya kuat mempercepat pemulihan dan pertumbuhan sektor ekonomi masyarakat di wilayah setempat, melalui gagasan program Desa Tematik.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pamekasan, Badrut Tamam untuk merealisasikan berbagai prorgam yang digagasnya. Salah satunya dalam rangka mengurangi angka pengangguran yang terbilang masih tinggi, sekaligus mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Sejak awa masa kepemimpinan, kami sudah menyatakan komitmen untuk selalu berupaya maksimal mewujudkan desa tematik. Artinya satu desa satu produk, minimal satu produk, one village one product,” kata Bupati Badrut Tamam, Selasa (14/6/2022).


Gagasan desa tematik tersebut merupakan program yang ditetapkan dalam upaya memfokuskan pengembangan ekonomi masyarakat desa dalam bidang tertentu. “Misalnya di desa itu, potensi ekonomi dominan di bidang pariwisata, maka tema yang perlu dikembangkan adalah ekonomi pariwisata desa,” ungkapnya.

Termasuk jika potensi ekonomi dominan bidang pertanian, maka tema pengembangan ekonomi desa adalah pertanian. “Program desa tematik ini juga sebagai salah satu upaya, agar dukungan program pada desa lebih fokus pada bidang tertentu, sehingga hasilnya akan lebih baik dan lebih maksimal,” imbuhnya.

“Jadi sejak awal memimpin, kami juga sudah meminta para kepala desa agar bisa menetapkan tema pengembangan ekonomi desa. Program ini sebagai bentuk pengembangan dari program ‘One Village One Product‘ yang pernah dikembangkan oleh Prof Morihiko Hiramatsu saat menjabat sebagai Gubernur Oita, Jepang 1980,” jelasnya.

Konsep tersebut juga dikembangkan di sejumlah negara ASEAN. Di antaranya Malaysia, Philipina, Indonesia, Kamboja, Vietnam, Thailand. “Kami terinspirasi dari program baik dan berhasil dalam mengembangkan ekonomi, jadi bukan One Village One Product, tapi satu desa, satu tema atau yang kita sebut dengan desa tematik,” imbuhnya.

“Dari sebanyak 178 desa di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, desa yang telah menetapkan tema hingga akhir 2021 ini sebanyak enam desa, yakni pada 2019 sebanyak satu desa dan pada 2021 sebanyak lima desa,” sambung bupati muda yang familiar disapa Mas Tamam.

Bahkan pada 2019 lalu, Desa Mustajih, Kecamatan Pademawu, menetapkan tema pengembangan ekonomi. Disusul Desa Bunder, Pademawu, Desa Gagah, Kadur, Desa Kertagena Dajah, Kadur, Desa Palengaan Laok, Palengaan dan Desa Samatan, Proppo, pada 2021.

“Dari sejumlah desa tersebut, tiga di antaranya memilih tema pengembangan ekonomi pada ekonomi wisata desa, yakni Kertage Dajah, Desa Bunder dan Desa Murtajih, karena di desa itu memiliki potensi alam berupa objek wisata desa,” pungkasnya. [pin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar