Ekbis

Pemkab Pamekasan Bina 1.690 WUB Selama Masa Pandemi

Pamekasan (beritajatim.com) – Sedikitnya 1.690 wirausahawan baru dari beragam bidang usaha mendapat pembinaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, khususnya selama masa pandemi Corona Virus Diaease alias Covid-19.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan dialog publik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, bersama JTV Madura bertajuk Spektrum dengan tema ‘WUB (Wirausahawan Baru) dan Pemberdayaan Ekonomi’, Kamis (17/9/2020) lalu.

Tema tersebut diangkat dengan membahas realisasi program 10 ribu WUB yang digagas Bupati Pamekasan, Badrut Tamam bersama Sang Wakil Raja’e. “Hingga saat ini terdata sebanyak 1.690 wirausahawan baru yang mulai menjalankan usaha melalui program yang digagas pemerintah,” kata Kasubag Perencanaan Disnakertrans Pemkab Pamekasan, Mukhlisin, Selasa (29/9/2020).

“Di antara 1.690 wirausahawan baru yang kami bina, sebagian telah sukses bahkan sebagian juga sudah melakukan produksi dari usaha yang mereka jalani. Sekalipun saat ini tengah dalam suasana pandemi Covid-19,” sambung Mukhlisin.

Selain itu, pihaknya berharap program yang menjadi prioritas dari bupati dan wakil bupati nantinya juga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Khususnya para generasi muda yang memiliki semangat untuk menggeluti bidang wirausaha.

“Memang awalnya target pembinaan WUB pada tahun ini sebanyak 2.500 orang. Namun karena terjadi pandemi Covid-19, anggaran pembinaan yang disediakan pemerintah berkurang menjadi sebanyak 1.690 orang. Apalagi gagasan yang juga disebut saputangan biru menjadi salah satu program prioritas pemerintah,” ungkapnya.

Dalam menjalankan program tersebut, pemkab Pamekasan bekerjasama dengan 42 orang fasilitator atau tenaga pendamping. “Fasilitator ini bertugas melakukan berbagai pendampingan, mulai dari sebelum menjadi wirausaha hingga sukses menjadi wirausaha,” jelasnya.

“Sementara untuk bentuk pendampingan yang dilakukan oleh para fasilitator, di antaranya berupa upaya bimbingan teknik pengajuan izin usaha, pembinaan dan pelatihan manajemen usaha, hingga teknik memperoleh pinjaman modal usaha ke lembaga keuangan mikro yang ada di Pamekasan,” pungkasnya. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar