Ekbis

Pemerintah Berencana Impor Garam 3,7 Juta Ton

Petani garam memanen garam di lahan

Sampang (beritajatim.com) – Rencana Pemerintah Indonesia melakukan impor garam hingga mencapai 3,7 juta ton selama tahun 2021 ini, membuat petani garam di Kabupaten Sampang menilai jika pemerintah tidak menunjukan sikap pro rakyat dan kurang bijaksana.

Sirat, petani garam asal Desa Pengarengan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, mengatakan. Menurutnya pemerintah melakukan rencana impor, tidak melihat kondisi di bawah yaitu melimpahnya stok garam milik petani. “Garam rakyat masih melimpah kok mau import garam,” terangnya, Jumat (19/3/2021).

Terpisah, Sekretaris DKPP Sampang Tri Jayadi menuturkan bahwa Kabupaten tidak punya kebijakan terkait impor garam. Sebab rencana import tersebut merupakan kewenangan pusat.

“DKPP melalui Bupati sudah menyampaikan kepada Gubernur Jatim dan Pemerintah Pusat, bahwa wilayah Jawa Timur tidak perlu impor karena stok garam masil melimpah,” ujarnya.

Sekedar diketahui, rencana impor garam selama 2021 akan mencapai 3,07 juta ton. Angka ini naik 13,88 persen dari impor 2020 yang hanya berkisar 2,7 juta ton.[sar/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar