Ekbis

Pemerintah Apresiasi Industri Garam Lokal Gresik yang Bakal Tembus Pasar Ekspor

Gresik (beritajatim.com) – Pemerintah melalui Kementrian Koordinator bidang Kemaritiman, mengapresiasi industri garam lokal yang dikelolah PT Garsindo Anugerah Sejahtera (GAS) Gresik yang dalam waktu dekat akan menembus pasar ekspor.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolahan Sumber Daya Mineral Kementrian Kordinator Bidang Kemaritiman, Hamka Latief mengatakan, pemerintah sangat mengapresiasi produksi garam (Ibu Bijak) yang dihasilkan PT GAS karena sudah mampu memproduksi dengan kualitas tinggi. Apalagi produksinya dari garam lokal. “Intinya pemerintah akan memberikan jalan jika garam produksi PT GAS mau ekspor keluar negeri,” katanya di sela-sela kunjungan ke PT Garsindo Anugerah Sejahtera di Jalan Mayjen Sungkono Gresik, Jumat (5/04/2019).

Dirut PT Garsindo Anugerah Sejahtera (GAS) Yohanes Sugiarto menuturkan, terkait dengan produknya garam ‘Ibu Bijak’ sudah terverifikasi. Tidak heran, jika Kementrian Kemaritiman yang membidangi industri garam datang ke Gresik. Mengecek langsung garam lokal yang dibeli dari petani garam Sumenep. “Pemerintah juga ingin belajar yodiumisasi di tempat kami sejauh mana kok bisa bersaing dengan garam non lokal,” tuturnya.

Garam lokal Ibu Bijak merupakan produksi dari PT GAS. Setiap hari, perusahaan tersebut mampu memproduksi 100 ton. “Saat ini kami sedang branding dan urus izin terkait dengan ekspor ke negara Korea Selatan, dan negara di benua eropa.

“Mudah-mudahan dalam waktu tiga bulan lagi bisa terealisasi. Karena itu, kami minta dukungan pemerintah,” ujarnya.

Saat ditanya tantangan industri garam lokal kedepan. Dijelaskan Yohanes Sugiarto, seharusnya semakin baik. Pasalnya, garam lokal tidak kalah dengan garam non lokal asal dikelolah dengan baik. “Di perusahaan kami produksi garam yang dihasilkan komposisinya 70 persen untuk ritel sisanya 30 persen industri,” pungkasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar