Ekbis

Pelindo 3 Beri Bantuan APD pada Anak Perusahaan

Surabaya (beritajatim.com) – RS PHC Surabaya sebagai salah satu rumah sakit rujukan covid-19 di Jawa Timur senantiasa memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dalam perawatan pasien Covid-19. Termasuk penggunaan APD atau Hazmat Suite untuk mencegah terjadinya kontaminasi kepada pasien dan petugas kesehatan RS PHC.

Kebutuhan Hazmat Suite di RS PHC Surabaya sendiri kurang lebih sebanyak 2000 pcs/bulan untuk kebutuhan ruang isolasi, laboratorium biomolekuler PCR dan ruang screening/triage.

Mengakomodasi kebutuhan tersebut, PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) selaku induk perusahaan PT PHC memberikan bantuan berupa APD (Hazmat Suite) sebanyak 2000pcs yang diserahkan secara langsung oleh Direktur Sumber Daya Manusia PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), Edi Priyanto dan diterima oleh Direktur Utama PT Pelindo Husada Citra.

“Saat pandemi rumah sakit merupakan ujung tombak untuk memberikan pelayanan, pengobatan maupun deteksi untuk penanganan pandemi, untuk itu PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) memberikan bantuan dalam bentuk APD yang pasti dipergunakan pada pelayanan di Rumah Sakit), diharapkan dengan bantuan tersebut para tenaga medis dapat bekerja dengan aman dan nyaman di rumah sakit,” ujar Edi Priyanto.

Direktur Utama PT Pelindo Husada Citra, Abdul Rofid Fanany juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT Pelabuhan Indonesia III (Persero), bahwa bantuan APD sangat membantu dalam operasional pelayanan Covid-19 terutama untuk keperluan ruang Isolasi dimana jumlah persediaan hazmat mulai berkurang. Selain upaya untuk terus melaksanakan amanat sebagai RS rujukan covid-19 RS PHC Surabaya juga telah melaksanakan kebiasaan baru untuk Rumah Sakit tentunya dengan protokol yang terus kami laksanakan dengan ketat.

RS PHC Surabaya senantiasa melakukan langkah-langkah untuk memastikan pasien dan pengunjung mendapatkan pelayanan kesehatan dengan aman dan nyaman. Antara lain melakukan pemisahan zona untuk pasien sehat dan pasien Covid-19, jadi gedung yang digunakan untuk pelayanan rawat jalan merupakan area hijau yang secure untuk digunakan beraktifitas.

Untuk zona merah atau gedung yang digunakan untuk perawatan pasien covid-19 dilakukan pemisahan mulai dari peralatan dan sumber daya manusia sehingga benar2 merupakan area dengan restriksi ketat.

Protokol pelanggan keluar masuk juga kami perhatikan mulai pengecekan suhu seluruh pengunjung, serta alternatif keluar masuk dengan one gate sistem, protokol physical distancing dan penggunaan masker untuk seluruh pengunjung juga kami wajibkan, selain itu disinfeksi ruangan juga rutin dilaksanakan, penggunaan APD untuk petugas juga digunakan dengan baik. Untuk keamanan pelanggan, seluruh SDM yang ada di RS PHC telah melaksanakan swab yang artinya selama pelayanan petugas bebas dari infeksi virus.

“Jadi tidak perlu lagi untuk takut atau kuatir berada dirumah sakit karena semua protokol dan penegakkan diagnosa untuk pasien kami lakukan dengan baik sesuai dengan aturan yang berlaku, dan bantuan alat pelindung diri (APD) ini semakin memberikan perlindungan terhadap petugas dan pasien sesuai dengan program patient safety yang ada di RS PHC Surabaya,” tandasnya. [rea/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar