Ekbis

Tanggulangi Pengangguran, Pemkab Sidoarjo Gencar Beri Pelatihan

Sidoarjo (beritajatim.com) – Pemkab Sidoarjo terus berkeliling kecamatan untuk memberikan pelatihan keterampilan kerja kepada masyarakat Sidoarjo. Harapannya agar terbuka peluang usaha baru untuk mengurangi pengangguran.

Dalam mengatasi permasalahan pengangguran ini, Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Dinas Ketenagakerjaan melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi di Pendopo Kecamatan Sedati Senin (30/8/2021).

Pelatihan berbasis kompetensi SPA refleksiologi, barista, tata rias pengantin, dengan diikuti 52 peserta dari warga Kecamatan Sedati. Keseluruhan peserta pelatihan sebelumnya telah di vaksin Covid19 dan test rapid antigen.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan masalah pengangguran merupakan tugas kita bersama dan erat kaitannya dengan program-program pemerintah.

Sementara bagi pemerintah daerah sendiri menjadi urusan wajib dalam mengatasi masalah pengangguran. Mengingat akibat dampak Covid-19, angka pengangguran mengalami peningkatan karena korban PHK. “Belum lagi ditambah akibat permasalahan terbentuknya kawasan ekonomi terintrograsi di wilayah asia tenggara atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang mengharuskan tenaga kerja Indonesia bersaing dengan negara di Asia Tenggara,” katanya.

Disisih lain, tambah Subandi terbatasnya jumlah lowongan kerja yang tersedia sehingga pemerintah harus mempunyai trobosan jitu berupa program kreatif berbasis ekonomi, life skill maupun lainnya guna menekan angka pengangguran.

Subandi berjanji akan mengawal pelaksanaan program pelatihan kali ini. Dirinya akan melihat keseriusan peserta pelatihan di tiap kecamatan. Apabila didapati peserta pelatihan yang putus pelatihan ditengah jalan, dirinya pastikan pelatihan semacam ini tidak akan dilakukan lagi di kecamatan tersebut.

“Saya akan kawal data ini, kecamatan mana yang sering pretel dan bolos, nanti ada tindak lanjuti, kecamatan itu tidak akan mendapatkan pelatihan seperti ini lagi,” terang dia.

Dengan adanya pelatihan ini, dirinya berharap akan menciptakan calon tenaga kerja yang mumpuni, berkompeten, produktivitas tinggi, dan mempunyai moralitas baik dalam berkarir. “Sehingga tenaga kerja kita mampu bersaing dengan tenaga kerja asing,” paparnya.

Ketua DPC PKB itu berharap berharap peserta pelatihan benar-benar serius mengikutinya. Jangan sampai berhenti ditengah-tengah pelatihan.

Dikatakannya anggaran pelatihan seperti ini cukup besar. Oleh karenanya jangan sampai uang negara yang dipakai untuk pelatihan terbuang sia-sia. “Saya harapkan harus serius, ini bukan untuk saya, ini bukan untuk siapa-siapa, ini untuk panjenengan sedanten (kalian semuanya),” tegasnya.

Wabup Subandi juga akan mengevaluasi program pelatihan ini. Apabila dinilai bagus, Pemkab. Sidoarjo akan menyiapkan bantuan peralatan kerja bagi peserta pelatihan. Dengan bantuan tersebut diharapkan nantinya peserta pelatihan dapat membuka usaha sendiri. “Saya harapkan pelatihan yang serius hasilnya bagus sehingga pemerintah yang akan memberikan bantuan berupa alat atau yang lainnya untuk usaha sendiri tidak mubazir,” pungkas Subandi. (isa/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar