Ekbis

Pelanggan Rumah Tangga Naik, Tapi Hospitality Merosot, First Media Koreksi Target

Surabaya (beritajatim.com) – Pandemi membawa dampak positif pada sejumlah bisnis, selain bisnis kesehatan sektor bisnis lain yang cukup mengeliat adalah bisnis jasa internet. Salah satunya First Media yang mengaku mengalami lonjakan jumlah pelanggan hingga 40 persen dari Jawa Timur. Namun disisi lain pelanggan pekantoran hingga hotel menurun cukup drastis pula.

Walaupun pelanggan rumah tangganya meningkat, ternyata First Media pun tak berani menargetkan kenaikan revenue sama seperti tahun-tahun sebelumnya yakni 15 persen. Pandemi membuat semua perusahaan mengambil langkah hati-hati, termasuk First Media yang mengoreksi revenue akhir tahun mereka menjadi naik 5 persen saja.

Enterprise Sales Director Link Net Agung Satya Wiguna menyebutkan First Media, Segmen B2B yang semula ditargetkan tumbuh 30 persen, kini dipangkas menjadi 15 persen hingga akhir tahun ini karena banyaknya permintaan stop layanan.

“Halnya segmen hospitality yang menyumbang sekitar 20 persen dari total pendapatan segmen B2B First Media, termasuk 10 persen di antaranya perhotelan, justru paling terdampak. Hotel-hotel banyak yang minta internetnya dimatikan hingga akhir tahun ini. Bahkan, juga tidak sedikit yang minta stop berlangganan, untuk itu pemangkasan target pendapatan kami putuskan,” akunya.

Sementara kondisi bisnis First Media di Jatim sendiri cukup kompotitif, CEO dan COO PT Link Net Tbk, Victor Indajang mengungkapkan Jatim memang pasar yang potensial, sebab 20 persen pelanggan mereka ada di Jatim. Dan Jatim menyumbang 8 persen dari revenue mereka.

“Apalagi sekarang kebutuhan akses internet semakin tinggi lantaran maraknya tren Work From Home (WFH) hingga hampir semua aktivitas dilakukan secara daring,” bebernya.F

Di Jatim, First Media sudah memiliki 500 home passed di Jawa Timur dari 2,5 juta home passed secara nasional. Bahkan dari total nasional, Jatim telah berkontribusi sebesar 12 hingga 15 persen dari total resedensial dengan kadar Average Per User (ARPU) Rp 370.000 perbulannya.

Ia menambahkan, untuk jangkauan atau coverage pelanggan, di Jawa Timur sudah tersebar di semua kota besar terutama kota yang banyak berdiri institusi pendidikan dan perkantoran.

“Untuk jangkauan di Jawa Timur, First Media sudah hadir di kota-kota besar seperti Surabaya, Malang, Gresik, Jember, Sidoarjo dan akan menyusul Kediri dan Madiun,” tandas Victor.

Sementara itu, Deputy Chief Marketing Officer (CMO) PT Link Net Tbk Santiwati Basuki menegaskan, secara nasional trafik penggunaan internet di First Media mengalami lonjakan karena kebutuhan entertainment, belajar, ibadah, dan bekerja dari rumah saat masa pandemi ini.

“Aktifitas di rumah menyebabkan lonjakan trafik intrnet. Dilihat dari periode 31 Mei pelanggan kaminyang mengakses internet naik 47 persen. Bahkan, dari penelusuran kami, aplikasi yang paling suka digunakan, diantaranya Netflix melonjak 140 persen, Youtube dan Google naik 33 persen,” tandas Santiwati.[rea/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar