Iklan Banner Sukun
Ekbis

Pelaku UMKM Bojonegoro-Tuban Ikuti Pelatihan Digitalisasi Ekonomi

Sejumlah peserta dari UMKM yang ada di Bojonegoro dan Tuban saat mengikuti program peningkatan kapasitas secara digital.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sebanyak 26 pelaku Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) dari Kabupaten Bojonegoro dan Tuban mengikuti pelatihan digitalisasi ekonomi untuk meningkatkan kapasitas sehingga bisa bersaing secara luas, Rabu (8/12/2021) di salah satu hotel di Bojonegoro.

Kegiatan tersebut digelar selama tiga hari mendatang dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di Bojonegoro dan Tuban melalui digitalisasi ekonomi. Pendekatan digitalisasi, menjadi bagian strategi penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kualitas pemasaran.

“Kita membayangkan masa depan UMKM yang lebih produktif, lebih mandiri sehingga tantangan pemasaran bisa kita jawab dengan baik,” kata Ketua PPM EMCL, Arie Sujito, saat memberikan sambutannya.

Sementara perwakilan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) Malik Mulki Subqy mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen EMCL terhadap eksistensi UMKM, khususnya di Bojonegoro dan Tuban. “Ini adalah bagian dari komitmen EMCL dalam mendukung pemerintah untuk mewujudkan usaha masyarakat yang mandiri,” katanya.

Dalam pelatihan tersebut menghadirkan pelaku usaha yang sudah memanfaatkan kemajuan digital dalam mendukung usahanya. Yakni, CEO pasardesa.id Sholahuddin Nurazmy yang berbagi pengalamannya membentuk pasar digital, sehingga diharapkan bisa menjadi modal bagi para peserta yang datang untuk mengembangkan usaha secara digital.

“Acara seperti ini sangat bergengsi, kami sendiri baru memprogramkan tahun depan. Teman-teman PSPK dan EMCL sudah melakukan acara-acara seperti ini sehingga kita perlu apresiasi,” ujar Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro Sukaemi.

Sekadar diketahui, program pemberdayaan UMKM Bojonegoro-Tuban dengan tema “Digitalisasi Mandiri: UMKM Produktif UMKM Inovatif” digelar oleh Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) yang bekerja sama dengan EMCL. [lus/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati