Ekbis

Pekerja Paling Merasakan Dampak Pandemi Covid-19

Surabaya (beritajatim.com) – Flourish Ventures, sebuah perusahaan modal ventura global dengan investasi portofolio di Indonesia dan seluruh Asia, mencatat jika pekerja lepas  (gig worker) dalam ekonomi informal Indonesia, seperti para pengemudi ojol, penjual online, penyedia jasa rumah tangga, dan kurir pengiriman, mengaku telah terkena dampak yang besar, 86% responden menyatakan bahwa penghasilan mereka berkurang.

Temuan-temuan pentingnya adalah sejak pandemi pekerja lepas penghasilan lebih dari Rp 3 juta per bulan semakin menyusut penghasilannya dan kini hanya tinggal  5% pada bulan Juni/Juli 2020.

Pekerjaan yang memerlukan interaksi tatap muka lebih terkena dampaknya. 71% penyedia layanan kesehatan di rumah (seperti mereka yang menawarkan jasa pijat di rumah), 65% ojol dan 55% kurir sedangkan penjual online dan pekerja rumah tangga lainnya, seperti asisten rumah tangga, tidak terlalu terkena dampaknya.

“Dalam penurunan ekonomi akibat pandemi Covid-19, pekerja lepas telah secara signifikan terkena dampaknya dan mereka tetap rentan mengalami kesulitan dalam hal finansial,” kata Tilman Ehrbeck, managing partner di Flourish.

Penurunan penghasilan ini lebih banyak dirasakan oleh pekerja lepas di perkotaan, sedangkan pekerja lepas di kota kecil tak terlalu terhempas.

“Kami melakukan riset ini untuk memahami bagaimana perusahaan Fintech dapat dengan lebih baik melayani para pekerja sektor informal ini, serta individu dan usaha kecil yang rentan mengalami kesulitan, selama krisis ini dan di masa mendatang,”paparnya.

Salah satu cara yang dilakukan para pekerja lepas ini untuk bertahan ditengah pandemi adalah dengan mengurangi biaya konsumsi kebutuhan sehari-hari mereka. 61 % juga mencari pekerjaan baru lainnya.

“Pandemi menjadi tantangan yang harus dihadapi pekerja lepas di Indonesia. Bahkan banyak yang  beradaptasi dengan kewirausahaan,” kata Smita Aggarwal, global investments advisor di Flourish.

“Walaupun pekerja independen atau gig worker telah menunjukkan ketabahan yang luar biasa dalam menghadapi krisis ini, kami percaya terdapat peluang yang berarti untuk platform kerja independen dan Fintechs guna memenuhi kebutuhan finansial pekerja yang belum terpenuhi, dan membantu likuiditas jangka pendek, perlindungan penghasilan, serta resiliensi jangka panjang,”tambahnya.[rea/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar