Ekbis

Pekan Budaya Kabupaten Kediri Hadirkan Kampung Ikan di Kawasan SLG

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri membuka sebuah kawasan bernama Kampung Ikan dalam rangkaian acara tahunan Pekan Budaya dan Pariwisata Tahun 2019. Selain menjadi ajang promosi, kegiatan tersebut juga untuk meningkatkan perekonomian para pembudidaya ikan melalui bursa jual-beli ikan.

Kampung ikan ini diadakan di Kawasan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri. Di tempat tersebut berisikan puluhan stand yang menyuguhkan aneka jenis ikan air tawar baik hias maupun konsumsi, seperti misalnya ikan gurami, betta, nila, koi dari produksi peternak Kabupaten Kediri.

Di kampung ikan ini, para pengunjung bisa sekedar melihat, membeli serta berkonsultasi tentang budidaya ikan kepada Dinas Perikanan setempat. Fasilitas bagi para peternak ikan ini diberikan dalam rangkaian even tahunan itu.

Agus Thoriq, anggota Ikatan Betta Contes (IBS) Kabupaten Kediri mengaku, bersyukur bisa ikut serta dalam kampung ikan, karena dirinya bisa mempromosikan dan mengenalkan produk ikan betta kepada masyarakat.

“Di Kabupaten Kediri, produksi ikan hias jenis cupang (nama lain betta) tergolong terbesar di Indonesia dan Kediri menjadi penyuplay daerah lain,” ujar Agus Thoriq.

Kabupaten Kediri menjadi kawasan perikanan air tawar yang cukup terkenal dengan produktifitas besar dan membanjiri pasar Nasional. Produk ikan yang terbanyak di kabupaten kediri antara lain, jenis ikan lele, betta dan koi. Beberapa desa di Kabupaten Kediri menjadi sentra budidaya ikan seperti di Kecamatan Pare dan Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar