Iklan Banner Sukun
Ekbis

Pedagang Pasar Banjarejo Bantah Ada Gratis Sewa Lapak Selama 2 Tahun

Kondisi lapak pasar Banjarejo Kabupaten Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro Sukaemi menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan keringanan dengan tidak memberlakukan pembayaran retribusi sewa lapak di Pasar Banjarejo selama dua tahun kepada para pedagang.

“Kami sudah menggratiskan biaya sewa lapak selama dua tahun, dari 2019 sampai 2020 karena dampak pandemi Covid-19,” ujarnya saat melakukan audiensi dengan para pedagang di DPRD Bojonegoro, Rabu (13/4/2022).

Namun, hal itu dibantah oleh para pedagang. Karena selama tahun tersebut pasar Banjarejo sedang dalam masa renovasi sehingga tidak bisa digunakan. Hal itu juga dibenarkan anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Lasuri. Pada periode itu Pasar Banjarejo memang masih dalam proses pembangunan.

“Pada waktu itu memang kondisi pasar baru dibangun, bukan memberi keringanan sewa kepada pedagang,” ujarnya, Selasa (19/4/2022).

Salah seorang pedagang di Pasar Banjarejo, Bambang Irawan mengatakan, pihaknya meminta keringanan pembayaran sewa lapak karena selama pandemi Covid-19 dan kondisi pasar yang sepi membuat sejumlah pedagang merasa keberatan membayar sewa.

“Kita minta keringanan, misalkan per bulan membayar Rp150 ribu maka menjadi Rp100 ribu, kalau Rp275 ribu menjadi Rp200 ribu saja,” ungkapnya.

Selama ini, menurut dia, para pedagang di Pasar Banjarejo masih bertahan karena berharap ada promosi yang dilakukan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro sesuai janji yang sudah diberikan. [lus/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar